Kopdit Sangosay Berbeda Manajemen dengan Kopmen S2T - FloresPos Net - Page 3

Kopdit Sangosay Berbeda Manajemen dengan Kopmen S2T

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Herdianto Emanuel Ndiwa

Herdianto Emanuel Ndiwa

Apabila hal-hal tersebut di atas sudah kuat maka pihaknya mencoba membuka akses kepada semua anggota Kopdit Sangosay yang ingin menjadi anggota Kopmen untuk dibuka seluas-luasnya.

Saat ini pihaknya belum membuka pada masyarakat umum untuk menjadi anggota karena perlu melakukan proses pembenahan dan pembelajaran secara internal.

Kehadiran Kopmen jangan dianggap sebagai upaya mematikan usaha anggota atau masyarakat pada umumnya namun sebetulnya berupaya untuk menjalapi kebutuhan anggota melalui aspirasi mereka pada Rapat Anggota Tahunan Kopdit Sangosay.

“Sekali lagi permodalan berasal dari anggota bukan dari Kopdit Sangosay,” tambahnya.

Baca Juga :  Dinas P2KB Ngada Sosialisasi Dampak Pernikahan Dini dan Stunting

Aspek hukum seperti legalitas terpisah dengan Kopdit Sangosay namun diinisiasi oleh Kopdit Sangosay.

Kopmen S2T merupakan wadah pendukung Kopdit Sangosay yang bergerak di usaha simpan pinjam.

Sekretaris Kopmen S2T, Yohanes Eustaqius Babo pada kesempatan tersebut menjelaskan Kopmen Sangosay Sampai Tujuan memiliki legalitas yakni keputusan menteri Hukum Republik Indonesia nomor AHU -0068441.AH.01.29 tahun 2025.

Ketua Pengurus Kopdit Sangosay Petrus E.Y. Ngilo Rato yang ditemui di kediamannya mengatakan, kehadiran Kopmen SST untuk menindaklanjuti aspirasi anggota Kopdit Sangosay yang selalu disampaikan pada momen RAT bahwa Sangosay harus bergerak di sektor riil.

Baca Juga :  Bupati Andreas Paru Ajak Kopdit Sangosay Kerjasama di Sektor Pariwisata

Pihaknya menanggapi saran itu dengan mendirikan Kopmen yang juga sebenarnya menunjukkan teladan kepada anggota bahwa Kopdit Sangosay selain bergerak di sektor simpan pinjam namun juga bergerak di sektor riil yaitu dengan menghadirkan Kopmen.

“Kopmen Star awal tidak menggunakan uang anggota Kopdit Sangosay. Sahamnya terdiri dari para pendiri awal seperti para pengurus, pengawas, penasihat dan manajemen Kopdit Sangosay,” jelasnya.

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka
Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga
DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah
Berita ini 1,482 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WITA

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:20 WITA

94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional

Berita Terbaru