Pengelola Pemandian Air Panas Boba, Ngada Minta Pagar Keliling - FloresPos Net

Pengelola Pemandian Air Panas Boba, Ngada Minta Pagar Keliling

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Pengelola lokasi Pemandian Air Panas di Boba Soka, Desa Boba 1, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada meminta Pemerintah Kabupaten Ngada dapat membantu mengalokasikan anggaran untuk penataan kolam pemandian air panas tersebut.

Fransiskus Ngabi, Pengelola Pemandian Air Panas Boba menyampaikan hal itu kepada Florespos.net di lokasi Air Panas tersebut, Minggu ( 22/3/2026).

Ia menjelaskan lokasi Pemandian Air Panas Boba dikelola oleh BUMDes Desa Boba I. Pendapatan atau kontribusi karcis semua masuk ke BUMDes dan menjadi Pendapatan Desa.

Ia mengaku sejak tahun 2019, jumlah pengunjung mengalami penurunan drastis. Dimana pada tahun itu, ada kejadian meninggalnya seorang pengunjung di lokasi pemandian.

Baca Juga :  Pemda Flores Timur Gelar Rakor Perencanaan Bangda 2026 dan Forum Satu Data

“Terjadi penurunan pendapatan yang sangat signifikan. Tahun 2024, pendapatan mencapai Rp.18.000.000, namun tahun 2025 hanya Rp.10.000.000,” katanya.

Fransiskus mengatakan, kebiasaan banyak yang berkunjung pada hari libur terutama juga hari Sabtu atau Minggu. Biasanya pengunjung datang berkelompok sehingga berdampak langsung pada pendapatan.

Fasilitas sudah tersedia dan dibangun dari Dana Desa seperti MCK, Jaringan Lampu baik PLN maupun tenaga surya. Pihak Desa juga telah alokasikan dana untuk membangun dua buah lopo di sekitar kolam pemandian.

Pihaknya meminta perhatian dari Pemkab Ngada untuk membangun tembok keliling agar lebih terarah pengelolaan dan lebih terjamin kenyamanan.

Baca Juga :  FH Akui Diajak Teman, Polres Ende Akan Telusuri Aset dan Pihak Yang Terlibat

Disamping itu warga setempat juga kalau hendak mandi dapat pula membeli karcis karena selama ini banyak yang tidak membayar karcis karena merasa berada di desa sendiri.

Tokoh masyarakat yang juga mantan Kepala Desa Boba 1 Fransiskus Xaverius Djawa mengatakan di wilayah selatan Kabupaten Ngada merupakan daerah dengan banyak potensi pariwisata.

Mulai daerah persawahan Roda yang Indah, Vila Puri Mau, Pantai Pasir Putih juga Air Panas Boba Soka yang perlu terus dipromosikan. Air Panas Boba Soka sungguh sangat mujarab untuk penyembuhan penyakit kulit dan stroke sehingga Pemkab perlu memberikan perhatian. *

Penulis : Wim de Rosari

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai
Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi
Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka
Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende
Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores
Kemensos Salurkan Santunan Bagi 47 Korban Gempa Flores di Sikka
9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat
Tiga DTW Rusak Berat, BPOLBF, Pariwisata Flores Normal
Berita ini 214 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:46 WITA

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai

Kamis, 10 September 2026 - 20:16 WITA

Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi

Kamis, 10 September 2026 - 19:22 WITA

Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores

Kamis, 10 September 2026 - 15:50 WITA

Kemensos Salurkan Santunan Bagi 47 Korban Gempa Flores di Sikka

Berita Terbaru

Nusa Bunga

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:46 WITA

Opini

Ketika Nafas Mereka Berakhir di Lembah Baliem

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:23 WITA

Pius Jemadu, S.Fil.

Opini

Solidaritas yang Terluka di Tengah Bencana Gempa Flores

Kamis, 10 Sep 2026 - 19:11 WITA