Keadilan untuk Noni, Keluarga Korban Nilai Polres Sikka Tidak Bekerja Secara Profesional, Desak Polda NTT dan Mabes Polri Lakukan Supervisi - FloresPos Net

Keadilan untuk Noni, Keluarga Korban Nilai Polres Sikka Tidak Bekerja Secara Profesional, Desak Polda NTT dan Mabes Polri Lakukan Supervisi

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Warga Kota Maumere, Kabupaten Sikka memberikan dukungan kepada keluarga Noni, siswi SMP MBC Ohe, Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang yang menjadi korban pembunuhan.

Keluarga korban bersama ribuan umat Katolik Keuskupan Maumere, teman seperguruan almarhumah di Tunggal Hati Maria (THM) dan Tunggal Hati Seminari (THS) gelar misa requem di Gereja Katolik Misir.

Usai misa, ribuan umat Katolik Keuskupan Maumere ini pun berjalan kaki menuju taman doa Patung Kristus Raja Maumere sejauh sekitar 2 kilometer untuk kembali berdoa dan menyalahkan seribu lilin di depan Patung Kristus Raja.

“Kami meminta Polres Sikka untuk professional dan transparan dalam mengusut kasus pembunuhan Noni dan kalau tidak mampu maka minta supervisi dari Polda NTT dan Mabes Polri,” tegas Fabianus Beto, perwakilan keluarga korban, Rabu (18/3/2026).

Fabi sapaannya berharap Polda NTT dan Mabes Polri turun tangan menangani kasus pembunuhan Noni yang oleh keluarga disebut sebagai pembunuhan berencana, bukan kasus pembunuhan biasa.

Dia menegaskan keluarga korban tidak sepakat dengan tuntutan kepada pelaku dengan hukuman yang sangat ringan dan ini melukai rasa keadilan keluarga.

Baca Juga :  Pemda Sikka Laksanakan Putusan Hukum--Bupati Pastikan Pasar Wuring Ditutup

Pihak keluarga korban sebutnya, tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah namun pihaknya juga meminta polisi harus bekerja secara professional sebab pihaknya menilai penyidik Polres Sikka tidak bekerja secara professional.

“Sampai saat ini juga polisi belum temukan dimana pakaian korban,dimana telepon genggam korban, 3 jari korban yang terputus dan rambut korban.Sampai sekarang belum ditemukan juga,” sesalnya.

Fabi berharap penyidik Polres Sikka harus lebih rajin turun ke lokasi kejadian dan jangan hanya bisa duduk di kantor saja agar bisa melakukan pencarian barang-barang bukti.

Pesan senada pernah disampaikan kakak kandung korban Noni saat audensi di aula Mapolres Sikka yang dihadiri Wakapolres Sikka dan jajaran serta Wakil Bupati Sikka, perwakilan keluarga korban,PMKRI Maumere,GMNI Sikka,BEM Unipa Maumere dan GRIB.

Dalam audensi tersebut Inosensius Franklin Mula menyampaikan dirinya hadir sebagai kakak sulung dari Noni, anak kecil usia 14 tahun yang merupakan seorang pelajar perempuan yang diperkosa dan dibunuh.

Baca Juga :  Pertama di Maumere, HM Infinity Sport dan Kafe Padukan Olahraga, Permainan Anak dan Kafe

Dirinya menegaskan, Noni dibunuh oleh sekelompok orang yang berhati iblis dan kenapa disebutkan sekelompok orang sebab pihak keluarga bukan hanya menduga tetapi ini merupakan kasus pembunuhan berencana.

“Kami datang di sini bukan untuk meminta adik kami dibangkitkan kembali, dihidupkan kembali. Tidak. Kami datang ke sini hanya untuk minta adik kami mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya,” ungkapnya.

Inosensius mengharapkan agar kasus kematian adik kandungnya diusut tuntas dan menyebutkan sekarang di hati keluarga bukan lagi kesedihan.

Kenapa begitu, ia katakan pihak keluarga tidak ingin berlarut-larut dalam kesedihan tetapi yang ada di dalam hati mereka hanya ada dendam.

Lanjutnya, dendam itu yang disampaikan kepada pihak Polres Sikka agar kasus kematian yang dialami adik kandungnya bisa diusut secara tuntas.

“Sebab jika Polres Sikka tidak mampu mengusut secara tuntas dan mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya maka saya kakak kandung dari korban, saya akan tukar nyawa saya untuk keadilan,” ungkapnya menahan haru. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende
Hadiri Sertijab Camat Boawae Bupati Simplisius Donatus Tegaskan 3 Peran Utama
Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo
Up Date Kasus DBD di Ende, Ende Timur Tertinggi Dalam Kota
Hari Anak Nasional di SDI Dorameli, Kolaborasi Jadi Kunci Jaga Senyum Anak di Tengah Keterbatasan Anggaran
Q One Club Petik Kemenangan Kedua di Soekarno Cup, Naya: Kami Tampil Maksimal
Thresher Shark Indonesia dan Masyarakat Solor Timur Petakan Peluang Mata Pencaharian Alternatif bagi Nelayan dan Pengepul Perikanan
Festival Golo Koe Momentum Penguatan Wisata Religi Katolik Flores
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:05 WITA

Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:17 WITA

Hadiri Sertijab Camat Boawae Bupati Simplisius Donatus Tegaskan 3 Peran Utama

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:35 WITA

Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:05 WITA

Up Date Kasus DBD di Ende, Ende Timur Tertinggi Dalam Kota

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:37 WITA

Q One Club Petik Kemenangan Kedua di Soekarno Cup, Naya: Kami Tampil Maksimal

Berita Terbaru

Advertorial

Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo

Kamis, 23 Jul 2026 - 15:35 WITA

Nusa Bunga

Up Date Kasus DBD di Ende, Ende Timur Tertinggi Dalam Kota

Kamis, 23 Jul 2026 - 15:05 WITA