Dukung Peningkatan PAD Manggarai Barat, KSOP Perlu Bersinergi Dengan Pemerintah Daerah - FloresPos Net

Dukung Peningkatan PAD Manggarai Barat, KSOP Perlu Bersinergi Dengan Pemerintah Daerah

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rikardus Jani

Rikardus Jani

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Dalam rangka mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT, KSOP perlu bersinergi dengan Pemerintah Daerah dengan memastikan penerbitan SPB, memperhatikan kewajiban pembayaran retribusi daerah sesuai Perda yang berlaku, khusus destinasi di luar Taman Nasional Komodo. Integrasi penerbitan SPB dengan kepatuhan retribusi daerah.

Demikian salah satu poin remomendasi DPRD Mabar No. 100.1.4.2/DPRD/II/2026 tentang Penataan dan Penguatan Tata Kelola di wilayah Perairan Labuan Bajo yang diperoleh media ini di Labuan Bajo belum lama berlalu dari Wakil Ketua I DPRD Mabar, Rikardus Jani via WA.

Baca Juga :  Songsong Program Makan Gratis, Bupati Andreas Ajak Warga Ngada Pinjam Uang di Bank NTT

Dalam rekomendasi tersebut juga ada nama Wakil Ketua II Dewan setempat Sewargading S. J. Putera dan Ketua DPRD Mabar Benediktus Nurdin, disamping nama Rikardus Jani-Wakil Ketua I.

Hal-hal lain yang tertuang dalam rekomendasi tersebut di antaranya  tentang pembentukan SATGAS Penertiban Kapal Wisata.

Satgas terpadu ini melibatkan :KSOP, Pemerintah Daerah,  Kepolisian, TNI AL, Kejaksaan,  Dinas Pariwisata dan Bapenda.

Baca Juga :  Penulis Puisi dan Cerpen SMPK Frater Maumere Dapat Penghargaan dari FTBM Sikka

Tugas Satgas yakni  melakukan pengawasan terpadu, penertiban kapal tidak laik laut, verifikasi manifes, serta penegakan hukum administratif.

Rekomendasi ini juga terkait keseimbangan Keselamatan dan Dampak Sosial Ekonomi. Kebijakan penutupan pelayaran yang proporsional harus tetap mengedepankan keselamatan, berbasis data BMKG dan pertimbangan teknis, namun dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan dampak sosial-ekonomi masyarakat dan kebutuhan wisatawan. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Berita Terbaru