Mekeng Berjuang Kembalikan 20 Persen Dana Pendidikan dan Bantu Pembangunan Infrastruktur Sekolah - FloresPos Net

Mekeng Berjuang Kembalikan 20 Persen Dana Pendidikan dan Bantu Pembangunan Infrastruktur Sekolah

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Walaupun berada di Komisi XI DPR RI, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Melchias Markus Mekeng mempunyai perhatian lebih banyak di bidang pendidikan.

Mekeng melihat anggaran APBN ada aturan bahwa 20 persen APBN itu untuk pendidikan dasar menengah dan tinggi tetapi setelah dirinya menganalisa, anggaran tersebut tidak murni untuk pendidikan malah dipergunakan untuk kepentingan lain.

“Pak Mekeng berjuang di Komisi XI supaya anggaran 20 persen itu harus dikembalikan,Beliau berjuang sejak tahun 2025,” ungkap Gorgonius Nago Bapa, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Sikka, Jumat (30/1/2026).

Us sapaannya menyebutkan, sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Mekeng selalu turun sosialisasi tentang empat consensus kebangsaan dan sasarannya ke sekolah-sekolah dan masyarakat.

Baca Juga :  Tidak Boleh Ada Kompromi Terhadap Pelaku Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Lanjutnya, saat sosialisasi di sekolah-sekolah, banyak keluhan yang dari para guru, orang tua dan siswa tentang kekurangan-kekurangan yang terdapat di sekolah baik sarana maupun pra sarana.

“Beliau saksikan sendiri baik sekolah swasta ataupun negeri ternyata banyak sekali yang harus mendapatkan perhatian dari pemerintah.Ini yang membuatnya tergerak untuk membantu,” ungkapnya.

Us mengatakan, Mekeng berjuang melalui jaringannya dan juga dengan kemampuan komunikasinya di DPR RI dirinya banyak membantu pembangunan infrastruktur di sekolah-sekolah.

Wakil Ketua DPRD Sikka ini menambahkan, ada gedung sekolah seperti di SMA Negeri Kangae dibantu pembangunan tiga ruang kelas yang sementara ini sedang dalam pengerjaan.

Baca Juga :  Tingkatkan Harga Jual, Sikka Akan Lakukan Hilirisasi Produk

“Selain 2 unit MCK di SMAN1 Waigete, juga ada asrama untuk anak-anak sekolah di SMP Negeri 1 Kewapante yang ada di Kokowahor.Selain itu juga di Paga di SMA Alvares juga dibantu pembangunan MCK,” terangnya.

Us menegaskan, sebagai anggota DPR RI Mekeng selalu menekankan selain mutu pendidikan diperhatikan, infrastruktur sekolah juga harus diperhatikan.

Menurutnya, mutu pendidikan akan berhasil kalau infrastrukturnya mendukung sehingga Mekeng membantu dengan usaha dan perjuangannya sendiri dan di DPR RI. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram
Kantongi Izinan dari Kementerian, PT Alam Permai Indonesia Rekrut Perempuan NTT Jadi PMI legal Bekerja di Malaysia
PMH Adat dan Budaya Amanuban Tegaskan Informasi Pemberian Gelar Raja Kepada Jokowi Tidak Benar
Bhayangkara Presisi Singkirkan Putra Nangapanda, GP VBC Hentikan Langkah History VBC
Parekraf Manggarai Timur Beri Pelatihan Bagi Pengurus Pokdarwis Savana Tanjung Bendahara
Kapten NVBC Sebut Soekarno Cup 1 jadi Pemicu Bangkitnya Turnamen Voli di Ende
Lape Cup III, Merpati FC Towak Tembus Final
Program MBG Belum Memberikan Dampak Siginifikan Bagi Petani di Daerah
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:08 WITA

Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:30 WITA

Kantongi Izinan dari Kementerian, PT Alam Permai Indonesia Rekrut Perempuan NTT Jadi PMI legal Bekerja di Malaysia

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:16 WITA

PMH Adat dan Budaya Amanuban Tegaskan Informasi Pemberian Gelar Raja Kepada Jokowi Tidak Benar

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:08 WITA

Bhayangkara Presisi Singkirkan Putra Nangapanda, GP VBC Hentikan Langkah History VBC

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:37 WITA

Parekraf Manggarai Timur Beri Pelatihan Bagi Pengurus Pokdarwis Savana Tanjung Bendahara

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram

Senin, 3 Agu 2026 - 14:08 WITA