Bupati Ende Buka Stadion Marilonga Jadi Ruang Bermain Anak dan Interaksi Keluarga - FloresPos Net

Bupati Ende Buka Stadion Marilonga Jadi Ruang Bermain Anak dan Interaksi Keluarga

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Bupati Kabupaten Ende, Yoseph Benediktus Badeoda menunjukan kepeduliannya terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.

Kepeduliannya itu ditunjukan dengan membuka ruang dan memberikan kesempatan kepada anak serta orangtua untuk berinteraksi di lapangan Stadion Marilonga.

Stadion Marilonga akan dibuka selama tiga hari dalam sepekan menjadi arena atau tempat bermain bagi anak – anak serta tempat olahraga bagi orangtuanya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Ende Yoseph Badeoda saat melaunching Families for Life yang dilanjutkan dengan senam zumba bersama di Stadion Marilonga, Jumat (30/1/2026) sore.

Pada kesempatan tersebut Bupati Yoseph Badeoda menyampaikan alasannya membuka Stadion Marilonga menjadi ruang interaksi bagi anak dan keluarga.

Menurutnya, saat ini anak- anak memiliki ruang bermain dan interaksi yang sangat terbatas maka pemerintah memandang perlu memberikan ruang yang baik dan aman untuk mereka menikmati masanya.

“Kita membuka ruang untuk anak – anak bersosialisasi, bermain agar mengurangi mereka bermain HP atau gadget. Di sini mereka bermain bersendagurau dan saling mengenal sehingga tumbuh menjadi anak – anak yang terbuka dan sehat,” katanya.

Kata Bupati Yoseph Badeoda, selain anak ruang ini juga dibuka untuk orangtuanya sehingga bisa membangun kedekatan antara anak dan orangtua.

Baca Juga :  Arti Bunga Matahari, Lambang Kesetiaan yang Cocok untuk Pasangan

“Untuk awal kita buka setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu, kita beri ruang untuk pagi dan sore. Anak – anak bermain bersama di lingkungan terbuka dan sehat bersama orangtua. Disitu anak- anak bisa lebih dekat dengan orangtuanya”.

Untuk mendukung anak – anak bermain, kedepannya pemerintah akan menyiapkan fasilitas seperti peralatan olahraga, taman bermain dan wahana anak.

“Tempat ini akan menjadi tempat bermain yang baik bagi anak sehingga mereka bisa lupa nonton HP dan main game,” kata Bupati Yoseph Badeoda.

Bupati Yoseph Badeoda memastikan aktivitas ini tidak merusak rumput Stadion Marilonga karena pemerintah sudah menempatkan petugas yang siap bekerja merawat rumput setiap hari.

“Ada petugas yang siap merawat rumput. Intinya disini menjadi tempat bermain anak yang aman dari pada di luar sana atau di jalan nanti bisa terjadi kecelakaan. Mereka boleh bersepeda dan bermain bola di sini. Mereka bisa berinteraksi dan dekat dengan keluarganya saat bermain di tempat ini”.

Bupati Yoseph Badeoda mengatakan inovasi ini dilakukannya terinspirasi dari Singapura.

Baca Juga :  Kementerian Pariwisata Perkuat Pendataan dan Pembinaan Perizinan Usaha Pariwisata di NTT

Dikatakannya di Singapura anak – anak memiliki ruang bermain yang aman dan nyaman. Di tempat tersebut anak – anak bisa berinteraksi dan lebih dekat dengan keluarga serta terbuka dengan sesamanya.

“Saya lihat ini di Singapura. Saya belajar di sana dan melakukan di sini. Ini inovasi sederhana untuk mendukung pertumbuhan anak dan sangat bermanfaat karena kita bisa menciptakan lingkungan yang sehat buat anak – anak dan keluarganya. Stadion Marilonga itu luas, hawa segar maka aura positif muncul dan anak – anak bisa tumbuh dengan baik”.

Bupati Yoseph Badeoda juga mengatakan bahwa saat ini tidak ada turnamen sepak bola maka Stadion Marilonga bisa dimanfaatkan untuk aktivitas yang lain salah satunya ruang bermain bagi anak.

Launching Families for Life juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Ende, Yanus Waro, Plt Sekda, Gabriel Dala, Pejabat yang mewakili Forkopimda Ende, Pimpinan OPD, ASN dan pelajar dari beberapa sekolah di Kota Ende.

Launching Families for Life di Stadion Marilonga juga diisi dengan pemberian door prize yang disiapkan oleh Bupati dan pihak sponsor.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

‘Hidup Tak Ada Ujung’, Alumni SPP dan SPMA St Isidorus Boawae Temu Kangen di Ende
Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik
Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi
DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga
Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Berita ini 1,183 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:27 WITA

‘Hidup Tak Ada Ujung’, Alumni SPP dan SPMA St Isidorus Boawae Temu Kangen di Ende

Jumat, 6 November 2026 - 18:46 WITA

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik

Jumat, 6 November 2026 - 17:35 WITA

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WITA

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Keadilan Kesehatan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:26 WITA