Akhiri Keabaian Berujung Maut di Perairan Taman Nasional Komodo - FloresPos Net

Akhiri Keabaian Berujung Maut di Perairan Taman Nasional Komodo

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, FLORESPOS.net-Tragedi tenggelamnya kapal wisata Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (27/12), tidak bisa dipandang sekadar sebagai berita duka.

Mantan Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT Darius Beda Daton menyebutkan, insiden yang merenggut nyawa pelatih tim sepak bola putri Valencia Spanyol, Fernando Martin Carreras, beserta tiga anaknya itu sejatinya mengguncang kesadaran nasional.

“Tenggelamnya kapal wisata tersebut adalah cermin dari persoalan sistemik yang telah lama terjadi dan terus berulang tanpa perbaikan berarti,” tegas Darius dalam rilisnya, Senin (29/12/2025).

Darius mengatakan, keindahan kawasan Pulau Komodo yang telah menyandang status Situs Warisan Dunia UNESCO ternyata belum dibarengi dengan mitigasi keselamatan yang memadai.

Baca Juga :  Diskusi dengan Kemenko Hukum dan HAM, Ombudmsn NTT Paparkan Layanan Penempatan dan Pengaduan PMI di NTT

Ia memaparkan, sepanjang tahun 2024 sampai akhir tahun 2025, sedikitnya tercatat 15 kecelakaan kapal wisata terjadi di perairan Labuan Bajo dan sekitarnya.

Dari mulai kapal karam, dihantam gelombang tinggi, hingga kerusakan teknis menunjukkan bahwa dalam deretan peristiwa itu ada satu benang merah, yakni kelalaian yang terus dibiarkan.

“Masalahnya berlapis. Ada dugaan kapal yang tidak memenuhi standar keselamatan pelayaran, minimnya alat keselamatan, juga kapabilitas awak kapal yang dipertanyakan masih kerap ditemukan,” ungkapnya.

Ironisnya, kata Darius, sebagian kecelakaan justru terjadi saat cuaca dan gelombang tinggi. Padahal menurutnya, kondisi seperti itu seharusnya menjadi alarm untuk menghentikan seluruh aktivitas pelayaran wisata demi keselamatan jiwa.

Sayangnya, kata dia, standar yang semestinya menjadi pegangan tersebut kerap kalah oleh kepentingan ekonomi.

Baca Juga :  Soal Kecelakaan Laut, Camat Iwan: Selalu Kambing Hitamkan Pemkab Manggarai Barat

Dikatakannya, dalam kasus terakhir, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo menduga kapal wisata semipinisi itu mati mesin sebelum akhirnya tenggelam akibat dihantam gelombang tinggi.

“Dugaan itu kembali menegaskan lemahnya pengawasan sejak kapal masih berada di dermaga,” tuturnya,

Darius menegaskan, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dan berada di kawasan ring of fire, protokol keselamatan transportasi laut semestinya tidak berada pada level biasa-biasa saja.

Ia menyebutkan, kapal tenggelam di labuan Bajo terlalu sering sehingga perlu dicek, apakah kapal laik jalan ataukah tidak.

“Bagaimana tanggung jawab KSOP sebagai otoritas pelabuhan dan yang memberi surat persetujuan berlayar terhadap kapal yang tidak memenuhi syarat,” ungkapnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Menteri Koperasi Paparkan Tiga Fungsi Utama Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih
11.030 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Selesai Dibangun di Indonesia
Presiden Minta Agar Koperasi Bisa Mengejar Ketertinggalan Dari BUMN dan Badan Usaha Swasta
Gubernur Laka Lena Harap Koperasi di NTT Mulai Masuk ke Sektor Produktif
Bupati Sikka Minta Koperasi Desa Merah Putih Jangan Jadikan Simpan Pinjam Sebagai Prioritas
Sehat, 119 Koperasi Desa Merah Putih di Manggarai Barat
Wakil Menteri Pariwisata Berkunjung ke Detusoko-Ende, Nando Watu: Kita Tangkap Momentum
Pemkab Ende Gelar “PESTA” Sambut Harla Pancasila, Jadi Momentum Perkuat Persatuan
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:18 WITA

Menteri Koperasi Paparkan Tiga Fungsi Utama Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:00 WITA

11.030 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Selesai Dibangun di Indonesia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:52 WITA

Presiden Minta Agar Koperasi Bisa Mengejar Ketertinggalan Dari BUMN dan Badan Usaha Swasta

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:31 WITA

Gubernur Laka Lena Harap Koperasi di NTT Mulai Masuk ke Sektor Produktif

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:04 WITA

Sehat, 119 Koperasi Desa Merah Putih di Manggarai Barat

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Idul Adha dan Harmoni Kehidupan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:27 WITA