Kelompok Nelayan di Ende Dapat Bantuan Kapal Motor dan Kelong, Bupati Yoseph: ‘Harus Dijaga’ - FloresPos Net

Kelompok Nelayan di Ende Dapat Bantuan Kapal Motor dan Kelong, Bupati Yoseph: ‘Harus Dijaga’

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Sebanyak dua puluh dua kelompok nelayan dari beberapa kecamatan di Kabupaten Ende menerima bantuan armada tangkap dari pemerintah.

Bantuan armada tangkap tersebut berupa Kapal Motor fiberglass 2 GT dan Bagan Kelong fiberglass.

Bantuan itu diserahkan langsung oleh Bupati Ende, Yoseph Badeoda kepada kelompok nelayan penerima, Sabtu (6/12/2025) siang di pantai Kotaraja.

Bupati Yoseph Badeoda saat itu didampingi beberapa anggota DPRD Ende dan Plt Kepala Dinas Perikanan Ende, Sharir Mohamad.

Bupati Yoseph mengatakan bantuan armada tangkap itu adalah bentuk dukungan dan perhatian dari pemerintah kepada nelayan untuk meningkatkan produksi tangkap.

Baca Juga :  Antara Debat dan Penaklukan (sekadar iris tipis)

Bupati Yoseph mengharapakan kelompok nelayan penerima bantuan ini bisa menjaga dan menggunakan fasilitas ini untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Kalian sudah dapat kapal – kapal yang disediakan oleh pemerintah maka harus dijaga baik-baik. Gunakan kapal ini untuk tingkatkan produksi dan ekonomi,” katanya.

Bupati Yoseph juga mengatakan tahun depan pemerintah akan kembali memberikan bantuan seperti ini.

“Jadi yang belum dapat nanti tahun depan. Kita pengadaan pertahap, tahun depan pasti ada lagi,” katanya.

Selain armada tangkap, pemerintah juga akan menyiapkan fasilitas penunjang seperti pabrik es. Pemerintah juga akan membangun kampung nelayan merah putih di Ende.

Baca Juga :  Jadwal Libur Nasional 2025 Disahkan, Siapkan Liburan Tahun Depan Anda

Umran Sanggu, ketua Kelompok Nelayan Maubasa Permai Kecamatan Ndori mengatakan kapal motor fiberglass sangat membantu.

“Kami punya rumpon maka kapal ini sangat membantu. Terima kasih bapak Bupati yang telah memberikan bantuan ini,” katanya.

Umran juga mengatakan kelompok nelayan Maubasa Permai sudah lama terbentuk.

“Kami sudah lama, sekarang punya rumpon dan mobil untuk jual ikan ke Ende,” kata Umran.

Plt Kadis Perikanan, Sharir Mohamad mengatakan, bantuan kapal tersebut adalah bantuan dari pemerintah Kabupaten Ende. Bantuan ini diberikan setelah kelompok nelayan mengajukan proposal dan kemudian disurvei oleh Dinas Perikanan.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar
Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah
Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi
Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni
Perwakilan 10 Suku di Romanduru Kecewa Kinerja Polres Sikka Mengungkap Kasus Pembunuhan Noni
PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan
Nilai Polres Sikka Tidak Mampu, Keluarga Korban Noni Minta Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Kasusnya
Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:27 WITA

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar

Sabtu, 25 April 2026 - 19:22 WITA

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 April 2026 - 08:31 WITA

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Jumat, 24 April 2026 - 20:41 WITA

Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni

Jumat, 24 April 2026 - 16:29 WITA

PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 Apr 2026 - 19:22 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Investasi Peradaban yang Tak Bisa Ditunda

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:37 WITA

Nusa Bunga

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:31 WITA