BORONG, FLORESPOS.net-Beberapa bulan terakhir antrean panjang selalu terjadi pada dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Trans Flores, Kecamatan Borong dan puncak selama dua hari nyaris tanpa adanya pelayanan bagi pelanggan.
Firman Daiman, warga Elar Selatan kepada Florespos.net, Rabu (26/11/2025) mengatakan, sudah tiga hari berada di kota Borong dan belum bisa pulang kampung karena sepeda motor miliknya belum mendapatkan BBM.
Firman mengaku sejak kemarin dirinya mengantre BBM di sekitar SPBU Borong dan hingga siang ini belum mendapat giliran.
Dia juga mengaku kemarin masih melihat ada yang menjual bensin di pinggiran jalan namun dengan harga berkisar Rp35.000 sampai dengan Rp50.000 per botol, itupun tidak penuh.
Senada juga disampaikan, Ferdi Dahut salah satu warga yang ikut dalam antrean mengaku kecewa, karena di SPBU Borong selalu stok terbatas. Untuk hari ini antrean panjang hampir dua kilo meter dan pelayanan terbatas.
Ferdy yang berprofesi tukang ojek mengaku sering membeli BBM botol yang ada dipinggir jalan karena tidak tahan dengan panas matahari. Dari pengalaman dirinya setelah antrean satu sampai dua jam pada giliran bensin habis, sehingga walaupun mahal mereka mengisi bensin yang dijual di pinggir jalan.
Disaksikan Florespos.net, Rabu (26/11/2025) antrean panjang juga terjadi di SPBU Mano, Kecamatan Lamaba Leda Selatan. Kendaran, baik roda dua maupun roda empat berjejeran memanjang hingga pertokoan demikian juga dari arah jalur jembatan dan arah timur dari jalan trans Flores.
Antrean panjang kendaraan di jaliur Trans Flores membuat arus lalu lintas sedikit tertanggu sebab setengah badan jalan digunakan untuk pengendara yang mau mengisi BBM. *
Penulis : Albert Harianto
Editor : Anton Harus










