Nando Watu: Membangun Pariwisata Harus Berpijak pada Spirit Keberlanjutan - FloresPos Net

Nando Watu: Membangun Pariwisata Harus Berpijak pada Spirit Keberlanjutan

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 10:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Anggota DPRD Ende yang juga pelaku pariwisata di daerah ini mengatakan membangun Pariwisata Ende harus berpijak pada Spirit Keberlanjutan, Keberpihakan Kebijakan dan dukungan Kolaborasi Lintas Stakeholder.

Hal tersebut juga sudah diterbitkan melalui Permen No 9 tahun 2020 tentang pedoman Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan.

Kata Nando ada 4 pokok atau inti dalam pedoman ini, yakni pertama mengenai pengelolaan atau management destinasi, mengenai kelembagaan/pengelola.

Kedua mengedepankan optimalisasi pelestarian budaya bagi masyarakat dan pengunjung. Ketiga pelestarian lingkungan dan ke empat adalah pemanfaatan ekonomi untuk masyarakat lokal.

“Pariwisata itu rohnya adalah kolaborasi lintas Stakeholder, karena itu perlu didukung oleh kebijakan dan anggaran di berbagai lini penggerak industri pariwisata”.

Kata Nando Watu, dalam pemaparan materinya saat acara fokus Group Diskusi “Mbabho Gajo” yang berlangsung di Lantai 2 Ruangan Garuda Kantor Bupati Ende, Rabu 5 November 2025.

Nando yang telah bergelut kurang lebih 15 tahun di dunia pariwisata menegaskan bahwa pembangunan pariwisata daerah juga berpijak pada fondasi 3 batu tungku/tripel botom line, yakini

Baca Juga :  Cegah Penumpukan Kendaraan, ASDP Kupang Layani Rute Antar Pulau di Flotim Dua Kali Seminggu

1. Enggament (Keterlibatan) yakni Interaksi antara wisatawan dengan daerah wisata manusia, manusia dan lingkungannya.

2. Experience (pengalaman) pariwista harus mampu menciptakan pengalaman yang unik dari keterlibatan antara tamu dan masyarakat serta dengan budaya di daerah wisata.

3. Empwerment dari keterlibatan dan pengalaman harus juga terjadi penguatan komunitas melalui nilai ekonomi dan keberlanjutan.

Dihadapan ratusan peserta dari berbagai instansi dan pelaku wisata, anggota DPRD komisi 1 DPRD Ende ini melanjutkan bahwa pariwisata Ende itu bisa bangkit dan berkembang jika maka dilihat kembali apa yang menjadi kekahsan dan keunikan di Ende.

Harus mengutamakan diferensiasi product dan layanan jasa wisata, bagaimana kita membangun pariwisata Ende harus ada nilai diferensiasi (pembeda) dan kekhasan (uniqness), serta menjunjung tinggi keterlibatan masyarakat lokal di destinasi.

“Kita harus bisa menggemakan one Villege one Product (satu desa satu product) atau one destination hundreds atractions (satu destinasi ratusan atraksi) untuk bisa sampai ke sana, perlu penguatan komunitas atau kelembagaan, peningkatan skill, ketrampilan dan pengetahuan masyarakat di destinasi, dukungan kebijakan yang mempermudah akses layanan modal, digitalisasi product wisata serta pemasaran terpadu dan Promosi Bersama”.

Baca Juga :  Bupati Ngada Serahkan Bantuan untuk Umat Stasi Hobotopo

Nando Watu, yang juga wakil Bapemperda ini membawakan tema Peran Pelaku Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam Pembangunan Pariwisata Daerah Kabupaten Ende, bersama narasumber lainnya yakni Wakil Bupati Ende, Dr.Drg. Dominikus M Mere yang membawakan tema tentang Kebijakan dan program prioritas Kabupaten Ende dalam Lensa Pariwisata.

Forum Mbabho Gajo/Fokus Group Discusson yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Ende ini dibuka Wakil Bupati Ende Dr. drg. Dominikus M Merem M. Kes, selaku moderator Bapak Kepala dinas Pariwisata, Mohamad Sahab, S.H, hadir Pimpinan OPD Pemkab Ende, Kepala TNK Kelimutu, Para Camat, Utusan Dea Wisata, Pelaku Wisata dari PHRI (perhimpunan Hotel Seluruh Indonesia), HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia ) Akademisi, budayawan, TP2D, PKK, kelompok Seni, Sanggar, dan komunitas kreatif.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kabasarnas dan Gubernur NTT Cek Kesiapan Posko Pengungsian Korban Gempa di Nagekeo
Korban Meninggal Akibat Gempa Flores Capai 103 Orang, 7.492 Gempa Susulan
IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores Membantu Masyarakat Pedalaman Ngada yang Belum Tersentuh
Di Hadapan Presiden Prabowo, Bupati Nagekeo Soroti Sukses MBG Tapi Minim Bahas Pelajar Korban Gempa
Astra Group Salurkan Bantuan Bagi Desa Gera, Panti Dhymphma dan Panti Lansia CIJ
Astra Group Salurkan 30 Paket Sembako Bagi Wartawan di Sikka
ADPRD Nagekeo Elias Cima: Pendataan Rumah Rusak Gempa Harus Akurat dan Transparan, Jangan Asal Foto
Perdana Injak Kaki di Tanah Nagekeo untuk Bantu Korban Gempa–Terima Kasih Presiden Prabowo
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:29 WITA

Kabasarnas dan Gubernur NTT Cek Kesiapan Posko Pengungsian Korban Gempa di Nagekeo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:24 WITA

Korban Meninggal Akibat Gempa Flores Capai 103 Orang, 7.492 Gempa Susulan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:12 WITA

IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores Membantu Masyarakat Pedalaman Ngada yang Belum Tersentuh

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Di Hadapan Presiden Prabowo, Bupati Nagekeo Soroti Sukses MBG Tapi Minim Bahas Pelajar Korban Gempa

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:27 WITA

Astra Group Salurkan Bantuan Bagi Desa Gera, Panti Dhymphma dan Panti Lansia CIJ

Berita Terbaru