Kelola Wisata Bahari, Pemkab Manggarai Barat Koordinasi Pemprov NTT - FloresPos Net

Kelola Wisata Bahari, Pemkab Manggarai Barat Koordinasi Pemprov NTT

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 17:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemkab Manggarai Barat akan berkoordinasi dengan Pemprov Nusa Tenggara Timur (NTT) terkait pembangunan fasilitas pendukung pariwisata, pengembangan dan pengelolaan wisata bahari.

Demikian Stefanus Jemsifori, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan (Parekrafbud) Mabar kepada Florespos.net di Labuan Bajo belum lama ini.

Menurutnya, ke depan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT melalui dinas teknis akan membangun mooring buoy/ tambatan kapal di titik-titik diving dan snorkeling di perairan Manggarai Barat, juga pembangunan dermaga/jeti (jetty) di sejumlah pulau di kabupaten itu.

Semua fasilitas yang akan dibangun Pemprov NTT itu berada di luar kawasan Taman Nasional Komodo (TNK). TNK bagian dari Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) tetapi urusan Taman Nasional (TN) menjadi kewenangan Pemerintah Pusat (Pempus).

Baca Juga :  Prosesi Laut dan Misa Agung Bunda Maria Jadi Pamuncak Festival Golo Koe 

Kawasan di luar TNK yang kelak akan dibangun fasilitas pendukung pariwisata antara lain perairan Pulau (P) Kelor, P. Sebayur, P. Kanawa, P. Sabolo, P. Bidadari, dan Menjerite/Rangko. Pada titik-titik itu kelak oleh Pemprov NTT akan dibangun mooring buoy, juga jeti/dermaga.

Kata Kadis Jemsifori, rencana Pemprov NTT membangun berbagai fasilitas dimaksud diperoleh dalam pertemuan di Labuan Bajo belum lama ini. Pertemuan dihadiri sejumlah stakeholder, termasuk utusan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) dan instansi teknis dari Pemprov NTT.

Menurut Kadis Jemsifori, jika Pemkab Mabar ingin ambil bagian dalam pembangunan tersebut, terlebih dahulu harus berkoordinasi dengan Pemprov NTT. Karena sesuai kewenangan, penataan dan pengelolaan wilayah perairan 0 sampai 12 mil ada di tangan Pemprov.

Baca Juga :  Ibu Hamil dan Anak-anak Masih Minum Air Kubangan, Mayestatis: Pemda Sikka Jangan Tunggu Laporan

Bagi Pemkab Mabar, terlibat langsung pembangunan itu sangat penting demi pengembangan/pengelolaan wisata laut dan pantai/bahari di Manggarai Barat. Dengan begitu, paling tidak Mabar akan dapat keutungan kelak, antara lain berupa Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Potensi sektor pariwisata bahari Mabar menjanjikan. Jika diurus baik tentu dapat mendongkrak penerimaan PAD ke depan. Peluang penyerapan tenaga kerja lokal di sektor ini pariwisata juga terbuka lebar.

“Jika mau terlibat, kita harus koordinasi dengan Pemprov NTT, karena pembangunan sarana kepentingan provinsi,” kata Kadis Jemsifori.

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende
Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’
John Tuba Helan Kritisi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah
Djafar Achmad Temui Direktur Utama PT Pelindo Bicara Soal Perhatian ke Pensiunan Pelabuhan se Indonesia
Berita ini 176 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:29 WITA

Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:19 WITA

PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:37 WITA

Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’

Berita Terbaru

Opini

Tanah yang Menolak Dibungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:14 WITA

Opini

Ketika Sekolah Tidak Lagi Memanusiakan Peserta Didik

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:10 WITA