Oleh: Karolus Banda Larantukan
TANGGAL 24 Oktober 2025 lalu, Fakultas Teknologi Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) menyelenggarakan Yudisium ke IX dengan penuh khidmat di Kampus II IKTL, Desa Tiwatobi, Kecamatan Ile Mandiri, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Acara yang mengusung tema “Generasi Cerdas, Unggul, dan Kompetitif: Dari Lamaholot untuk Indonesia” ini menjadi momentum penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh proses akademik di Fakultas Teknologi.
Tema tersebut mencerminkan semangat IKTL untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berkarakter dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Kegiatan Yudisium ke IX tersebut dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Teknologi, Dr. Dati Nawastuti, S.Pt., M.Sc.
Dalam sambutan, Dr. Dati menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas pencapaian seluruh mahasiswa. Ia menegaskan bahwa kesuksesan ini merupakan hasil dari ketekunan, kerja keras, serta semangat pantang menyerah.
Dr. Dati juga mengingatkan para lulusan untuk terus menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah Lamaholot, sembari mengembangkan potensi diri agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Acara turut dihadiri oleh Wakil Rektor I, Rikardus Pande, M.Pd dan Wakil Rektor II, Maria Anita Titu, MPd. Keduanya memberikan sambutan hangat serta pesan inspiratif bagi para peserta Yudisium.
Para pimpinan Rektorat menekankan pentingnya menjunjung nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kerja sama, sebagai bekal utama dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis dan kompetitif.
Sebanyak 74 mahasiswa dinyatakan lulus dalam Yudisium ke IX kali ini. Mereka berasal dari dua program studi unggulan di Fakultas Teknologi, yakni Program Studi Teknologi Hasil Perikanan dan Program Studi Teknik Informatika. Kedua program studi ini menjadi pilar penting dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi dan industri berbasis potensi lokal.
Suasana haru dan kebanggaan memenuhi ruangan ketika nama-nama peserta yudisium dibacakan satu per satu. Bagi para mahasiswa, momen ini bukan hanya tanda berakhirnya perjalanan akademik, tetapi awal dari pengabdian nyata kepada masyarakat dan bangsa. Setiap tepuk tangan yang bergema menjadi saksi semangat generasi muda Lamaholot yang siap melangkah menuju masa depan.
Melalui tema “Generasi Cerdas, Unggul, dan Kompetitif: Dari Lamaholot untuk Indonesia,” Yudisium IX Fakultas Teknologi IKTL Tahun Akademik 2024/2025 menegaskan komitmen institusi dalam mencetak lulusan yang tidak hanya berdaya saing tinggi, tetapi juga berjiwa sosial dan berakar kuat pada tatanan dan adab budaya Lamaholot.
Dari tanah Lamaholot, semangat inovasi dan kecerdasan itu diharapkan menebar ke seluruh penjuru Indonesia—menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Flores Timur khususnya dan juga Provinsi NTT serta Bangsa Indonesia dan kemajuan peradaban dunia.
“Lage Ae Niku Kola-Melangkalah Terus ke Depan sembari Tetaplah Berpegang Teguh pada Adab Lewotana”. *
Editor : Anton Harus










