SMA Katolik Bhaktyarsa Maumere Terapkan Pendidikan Karakter dan Sekolah Inklusi - FloresPos Net

SMA Katolik Bhaktyarsa Maumere Terapkan Pendidikan Karakter dan Sekolah Inklusi

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 11:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Sekolah SMAS Katolik Bhaktyarsa Maumere menerima segala murid dari manapun termasuk banyak murid yang sudah ditolak oleh sekolah lain karena berbagai persoalan.

Di sekolah ini sejak awal masuk sekolah anak dan orang tua diwawancarai untuk diketahui pribadi anak, permasalahan yang dihadapi dan apa kelebihan dalam dirinya.

“Kita terima yang dibuang dari sekolah manapun ke sini, mau dia tidak sekolah tiga bulan datang ke sini kita ada matrikulasi. Lalu inklusif termasuk menerima anak yang seharusnya berada di pantai asuhan dia boleh sekolah di sini,” sebut Suster Marselina.

Baca Juga :  Ratusan Kades di Ende Diperpanjang Masa Jabatannya, Dikukuhkan Oleh PJ Bupati

Sarjana Filsafat ini mencontohkan, baru-baru ini ada anak yang ditolak di beberapa sekolah di Ende karena rambutnya panjang dan gimbal.

Dia mengatakan kepada anak tersebut apabila rambutnya tidak menganggu siswa lain dan guru kenapa harus digunting.

Ia menegaskan kita tidak boleh mengkotak-kotakkan seseorang sebab tidak ada hubungan langsung karakter seseorang dengan rambutnya.

“Sejak saya kepala sekolah 12 tahun di sini, kami di rumah Bhkatyarsa itu kita selalu kaji, selalu refleksi. Kalau kita sibuk untuk gunting rambut anak, tidak ada hal yang lebih penting dan prinsip dari itu kan,” ucapnya.

Baca Juga :  AWAS Gelar Rapat Sikapi  Video Viral Adu Mulut Bupati Sikka vs Wartawan MNC TV Joni Nura, Ini Hasilnya

Memberi Kebebasan

Suster Marselina menyebutkan,di sekolahnya para siswa dibebaskan untuk mengikuti berbagai perlombaan tanpa dipilih atau ditentukan oleh pihak sekolah.

Ia beralasan, apabila harus memilih berarti banyak anak merasa tidak terpilih meskipun memiliki kemampuan.

Lanjutnya, kalau memilih membuat banyak anak merasa tidak terpilih dan guru pun bisa bisniskan anak dan memilih yang terbaik supaya bisa meraih juara.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Cross Way Putus, Akses ke Tiga Desa di Manggarai Timur Lumpuh
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:05 WITA

Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:46 WITA

WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA