Penduduk Tiga Desa di Taman Nasional Komodo Tidak Kena Pajak Bumi dan Bangunan - FloresPos Net

Penduduk Tiga Desa di Taman Nasional Komodo Tidak Kena Pajak Bumi dan Bangunan

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 20:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Penduduk 3 desa di Taman Nasional Komodo (TNK) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT tidak dikenai pajak bumi dan bangunan (PBB), karena mereka tinggal menumpang di tanah negara.

Demikian Maria Yuliana Rotok, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Mabar, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kepada Florespos.net baru-baru ini di Labuan Bajo.

Kaban yang disapa Leli itu mengungkapkan, negara menetapkan TNK sebagai kawasan konservasi. Sehingga warga yang menetap dalam kawasan tersebut tak dikenai PBB, karena tempat yang mereka tinggal adalah tanah negara, meski mereka sudah sekian lama bermukim di sana.

“Yang pasti mereka tidak kena PBB. Mereka tidak berhak untuk jadi pemilik lahan di dalam kawasan, kan? Itu kan milik negara, taman nasional. Ya, kalau itu milik negara, otomatis dia tidak kena PBB,” kata Kaban Leli.

Baca Juga :  Kabag Pembangunan Manggarai Barat: DAK Aman, Sejumlah Proyek APBD Batal Dilaksanakan

Masih Kaban Leli, masyarakat yang tinggal dalam kawasan TNK hanya menumpang. Tanahnya bukan punya mereka, tapi milik negara. Makanya tidak dikenai pajak, tidak kena PBB.

“Kita taati aturan saja. Aturan mengatakan bahwa tanah negara tidak boleh kena PBB, ya, tidak kena PBB. Karena itu tanah negara,” ujarnya lagi.

Secara terpisah nada serupa diungkapkan Camat Komodo, Mabar NTT, Iwan Martinus.

Kata dia, kenyataan selama ini penduduk yang tinggal dalam kawasan Taman Nasional Komodo tidak dikenai PBB. Sedangkan masyarakat lain di Kecamatan Komodo yang tinggal menetap di luar TNK dikenai PBB.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Temukan 1 Jenasah Diduga Korban KM Putri Sakinah Tenggelam di Labuan Bajo

Ketiga desa dalam kawasan TNK, kata Camat Martinus, yakni Desa Komodo di Pulau Komodo, Desa Papagarang di Pulau Papagarang, dan Desa Pasir Panjang di Pulau Rinca.

Katanya, TNK milik negara, berstatus sebagai kawasan konservasi. Mungkin itu yang “mengistimewakan”penduduk 3 desa di TNK, yang menumpang hidup di atas tanah negara TNK tidak dikenai PBB, atau dibebaskan dari pungutan PBB.

Sehingga, atas hal itu maka mereka tidak kena PBB, walau bermukim di sana sudah sangat lama, bahkan leluhur mereka menetap di sana jauh sebelum ada TNK. Di sisi lain, salah satu kewajiban warga negara adalah membayar pajak, komentar Camat Martinus. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Anggota Pramuka SMPK Tri Bhakti Reo Wakili Kwarcab Manggarai di Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026
Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende
Hadiri Sertijab Camat Boawae Bupati Simplisius Donatus Tegaskan 3 Peran Utama
Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo
Up Date Kasus DBD di Ende, Ende Timur Tertinggi Dalam Kota
Hari Anak Nasional di SDI Dorameli, Kolaborasi Jadi Kunci Jaga Senyum Anak di Tengah Keterbatasan Anggaran
Q One Club Petik Kemenangan Kedua di Soekarno Cup, Naya: Kami Tampil Maksimal
Thresher Shark Indonesia dan Masyarakat Solor Timur Petakan Peluang Mata Pencaharian Alternatif bagi Nelayan dan Pengepul Perikanan
Berita ini 936 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:27 WITA

Anggota Pramuka SMPK Tri Bhakti Reo Wakili Kwarcab Manggarai di Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:05 WITA

Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:17 WITA

Hadiri Sertijab Camat Boawae Bupati Simplisius Donatus Tegaskan 3 Peran Utama

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:05 WITA

Up Date Kasus DBD di Ende, Ende Timur Tertinggi Dalam Kota

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:40 WITA

Hari Anak Nasional di SDI Dorameli, Kolaborasi Jadi Kunci Jaga Senyum Anak di Tengah Keterbatasan Anggaran

Berita Terbaru