ENDE, FLORESPOS.net-Warga Kota Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih kesulitan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Pantauan media ini, warga Kota Ende masih mengantre BBM di SPBU Mautapaga, Jalan Gatot Soebroto, Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur, Senin ( 29/9/2025).
Melalui rilisnya yang diterima media ini, Senin (29/9/2025) pagi mengatakan Pertamina Patra Niaga mendorong percepatan distribusi BBM di Pulau Flores, sama halnya dengan beberapa titik penyaluran lainnya di NTT.
Pertamina Patra Niaga maksimalkan percepatan loading kapal pengangkut BBM demi terpenuhinya kebutuhan energi di Nusa Cendana.
Di beberapa titik di Pulau Flores, Jumat (26/9) masyarakat mengeluhkan kesulitan mendapatkan BBM. Wilayah terdampak diantaranya Ende, Bajawa dan Mbay.
Menanggapi isu ini, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, memastikan stok BBM mencukupi kebutuhan masyarakat Ende dan sekitarnya.
Sebagai upaya mitigasi percepatan distribusi BBM, Pertamina Patra Niaga telah melakukan koordinasi percepatan loading kapal untuk dapat segera didistribusikan melalui supply point Terminal BBM Ende ke wilayah Ende dan sekitarnya.
“Jumat malam ini (26/9), kapal sudah sandar dengan muatan BBM jenis Biosolar 250 KL. Dengan adanya suplai ini diharapkan dapat lebih mempercepat proses distribusi. Tim Terminal BBM Ende dan Sales NTT langsung melaksanakan penyaluran malam ini ke SPBU setempat untuk prioritas pemenuhan kebutuhan BBM di Kabupaten Ende dan sekitarnya. Selanjutnya maksimal pada Selasa depan (30/9) akan sandar kapal dengan muatan BBM jenis Pertalite,” kata Ahad.
Prioritas pengisian diberlakukan kepada konsumen kendaraan dan meminimalisir pengisian ke konsumen non kendaraan. Hal ini dilakukan sebagai mitigasi potensi penyalahgunaan seperti pelangsir.
Pertamina juga melakukan blokir nopol bagi kendaraan yang terindikasi pelangsir. Selain itu, di sisi teknis lapangan, Terminal BBM beroperasi 24 jam untuk menjamin pasokan di Rote Ndao dan sekitarnya aman.
Masyarakat diharapkan membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Pertamina Patra Niaga mengimbau kepada masyarakat yang menemukan pelanggaran dan ketidaknyamanan di SPBU silahkan dapat memberikan informasi ke 135 (Call Center Pertamina).*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










