RUTENG, FLORESPOS.net-Sebanyak 500 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga saat ini belum terkonekasi/terakses penerangan listrik dari PLN.
Elemen warga setempat, termasuk anggota DPRD Manggarai John Hardum Nonto meminta Manajemen PT PLN untuk memenuhi kebutuhan listrik warga yang tinggal dekat dengan ibu kota Kecamatan Reok itu.
Kondisi warga Kelurahan Wangkung Kecamatan Reok ini yang belum terkoneksi listrik PLN ini terungkap dalam pertemuan bertajuk Jumat Curhat yang menghadirkan Kapolsek Reo Ipda Joko Sugiarto, S.A.P., M.H. di Gerai Koperasi Merah Putih Kelurahan Wangkung, Jumat (19/9/2025).
Pada momen Jumat Curhat ini, Kapolsek Reo mempersilahkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan dan Laporan untuk mempererat tali silaturahmi antara Polri dengan masyarakat sehingga menciptakan Kamtimbas yang kondusif.
Hadir dalam Jumat Curhat ini di antaranya tokoh masyarakat John Hardum Nonto yang juga anggota DPRD Manggarai, Lurah Wangkung Agustinus Rudi Gunardi, Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Wangkung Eduardus Lomen, Pengawas Merah Putih Gregorius Orara, para pengurus Koperasi Merah Putih, perwakilan elemen masyarakat.
Pada momen ini, Lurah Wangkung Agustius Rudi Gunardi menggambarkan secara sekilas tentang situasi warga yang dipimpinnya, termasuk ada tiga permukiman warga/kampung yakni Jengkalang, Rabo, dan Mahima yang jumlah warganya sekitar 500 KK hingga saat ini belum terkonekasi/terpasang listrik PLN.
Lurah mengakui kondisi belum adanya jaringan listrik ini dapat mengganggu aktivitas warga, khususnya siswa yang mengenyam pendidikan dasar dan SMP pada tiga kampung itu yang tentu membutuhkan akses penerangan untuk mempermudah proses KBM atau penugasan sekolah, dan juga kebutuhan penerangan bagi warga yang hendak menjalankan ibadat sesuai agamanya.
“Di Jengkalang misalnya, ada Kapela, ada Masjid dan ada situs bersejarah dan destinasi wisata. Aktivitas keagamaan pada rumah-rumah ibadat ini butuh penerangan,” katanya.
Sudah Ajukan Proposal Lurah Agustinus Rudi Gunardi pada kesempatan ini mengakui pihaknya sudah beberapa kali meneruskan proposal dan permohonan warga yang meminta agar dibuka jaringan akses listik PLN ke Mahima, Jengkalang, dan Rabo.
“Semua proposal dan permohonan warga ini sudah kami teruskan ke PLN dan beberapa pihak terkait. Kami berharap agar PLN sebagai BUMN dapat merespon permohonan warga,” katanya.
Sementara anggota DPRD Manggarai dari Daerah Pemilihan Reok, Reok Barat, dan Cibal John Hardum Nonto pada kesempatan ini menambahkan pihaknya telah menyuarakan kondisi ratusan warga yang belum terkoneksi listrik PLN ini dalam satu momen rapat di Ruang Sidang DPRD Manggarai.
Selain bersuara di gedung DPRD, John Hardum juga telah berkoordinasi dengan DPRD Provinsi untuk terus memperjuangkan pemenuhan kebutuhan dasar listrik di PT PLN Wilayah NTT dan PT PLN Pusat.
“Kita berharap agar PT PLN segera memasang jaringan listrik ke Jengkalang, Rabo, dan Mahima,” pinta John Hardum Nonto.*
Penulis : Walburgus Abulat
Editor : Anton Harus










