Operasi SAR Banjir Bandang di Nagekeo Resmi Ditutup, 3 Korban Belum Ditemukan - FloresPos Net

Operasi SAR Banjir Bandang di Nagekeo Resmi Ditutup, 3 Korban Belum Ditemukan

- Jurnalis

Senin, 15 September 2025 - 19:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Tim SAR Gabungan telah menutup operasi SAR bencana alam Banjir Bandang di Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Senin (15/9/2025) pada pukul 15.00 Wita konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman selaku SMC (Sad Mission Coordiantor).

“Dapat kami sampaikan bahwa pada pencarian ke tujuh korban banjir bandang yang dinyatakan hilang berjumlah 4 orang menjadi 3 orang,” sebut Fathur.

Fathur menjelaskan, pasca ditemukannya 1 orang korban pada hari Rabu tanggal 10 September 2025 atas nama Achiles Agustinus Busa Jago balita berusia 13 bulan yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Baca Juga :  Ini Pesan Dekan dan Praktisi Bisnis Saat Yudisium Fakultas Ekonomi Bisnis Uniflor

“Kami sampaikan juga bahwa korban yang meninggal pasca kejadian secara real di lokasi kejadian berjumlah 5 Orang pasca di temukan ya saudara Achiles pada operasi SAR hari ketiga,” undangannya.

Fathur mengatakan, Tim SAR Gabungan telah berjibaku dengan waktu dan tenaga serta mengerahkan alat berat eksavator dan anjing pemburu lokal namun hingga hari ke tujuh tidak ditemukan lagi tanda-tanda penemuan korban dan pencarian dinyatakan ditutup.

Ia melanjutkan, namun apabila ditemukan tanda-tanda adanya penemuan korban dilain hari, maka operasi SAR dapat dibuka kembali.

Baca Juga :  Pertamina Pastikan Stok BBM Tak Akan Habis dalam 21 Hari

“Kerja keras seluruh unsur Tim SAR Gabungan selama 7 hari berturut-turut merupakan bukti pengabdian dalam misi kemanusiaan di tanah Nagekeo.Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan atas waktu dan tenaganya dapat melancarkan jalannya proses pencarian,” ucapnya.

Kepada keluarga yang ditinggalkan Fathur menyampaikan turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya

Adapun banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, NTT terjadi akibat hujan lebat dari pagi hari hingga petang pada 8 September 2025 yang menyebabkan sungai meluap hingga mengakibatkan terjadinya banjir bandang. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata
Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Anggota Pramuka SMPK Tri Bhakti Reo Wakili Kwarcab Manggarai di Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026
Berita ini 208 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:17 WITA

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:21 WITA

Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:12 WITA

In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Mewaspadai Jalan yang Berujung Air Mata

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:46 WITA