Petani di Sikka Siap Terapkan Teknologi Budidaya Bawang Merah - FloresPos Net

Petani di Sikka Siap Terapkan Teknologi Budidaya Bawang Merah

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 12:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, resmi menutup rangkaian Sekolah Lapang (SL) Budidaya Bawang Merah sekaligus menghadiri Hari Temu Lapang Petani (Farm Field Day) di Dusun Watuhidit, Desa Egon Buluk, Kecamatan Waigete, Rabu, (10/9/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung sejak tanggal 13 Juni hingga 10 September 2025 ini diikuti oleh 25 petani dari Kelompok Tani Bukit Modoliring.

Para petani belajar langsung di lahan percontohan seluas 0,25 hektar menggunakan pendekatan AKOSA (Amati, Komunikasikan, Simpulkan, dan Aplikasikan).

Materi yang diberikan meliputi pengantar budidaya bawang merah, seleksi benih, pemeliharaan tanaman, pengendalian hama dan penyakit, pemupukan, panen dan pasca panen, hingga analisa kelayakan usaha.

Baca Juga :  Tim Asesor dari BAN PAUD Visitasi  TK Taman Seminari Ende

Bupati Sikka memberikan apresiasi atas antusiasme para petani yang konsisten dengan selalu hadir dalam setiap pertemuan Sekolah Lapang.

“Ini menunjukkan bahwa petani Sikka siap berubah, siap belajar dan siap menerapkan teknologi budidaya yang lebih baik demi hasil yang lebih optimal,” ungkapnya.

Juventus mengingatkan bahwa bawang merah merupakan salah satu komoditi strategis yang mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga petani.

Dirinya mengajak petani untuk terus berbagi ilmu, memanfaatkan penyuluh pertanian sebagai mitra, serta menjadikan bawang merah Egon Buluk sebagai ikon dan kebanggaan Kecamatan Waigete.

Baca Juga :  Memotivasi Anak - Anak di Kampung, Komunitas Kumat Ende Gelar Nobar Film Beta Maluku

“Pemerintah Kabupaten Sikka berkomitmen mendukung para petani melalui program fasilitasi benih, pupuk, alsintan, hingga akses pasar. Namun kami butuh kerja sama dan komitmen petani untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan usaha tani ini,” pesannya.

Dengan selesainya Sekolah Lapang ini, diharapkan para petani dapat langsung menerapkan ilmu yang diperoleh di lahan masing-masing, sehingga produktivitas bawang merah meningkat dan ekonomi desa semakin tumbuh.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Fraksi Partai Perindo DPRD Sikka Lukas Lero, Kapolres Sikka, Camat Waigete, Danramil 1603-02 Talibura, Kapolsek Waigete, pejabat lingkup Pemkab Sikka, penyuluh pertanian, serta kelompok tani dari beberapa desa. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Relawan Sahabat JSL Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Bencana di Ende
Dampak Gempa Flores, Seluruh Rangkaian Kegiatan HUT RI di Sikka Dibatalkan
Kabasarnas Pantau Langsung Penanganan Gempa M 7,7 di Flores, Korban Jiwa Capai 51 Orang
Menteri PU, Gubernur dan Kapolda NTT Tinjau Tiga Lokasi Terdampak Bencana di Ende
RSUD Aeramo Layani Pasien di Tenda Darurat, Gedung Rusak Akibat Gempa
Gempa Flores, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi 79 Korban di Nagekeo
Pemda Diminta Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana dan Mendirikan Posko
Pasca Gempa Flores, Pemerintah Bergerak Cepat Mengatasi Dampak Bencana dan Membantu Korban
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:06 WITA

Relawan Sahabat JSL Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Bencana di Ende

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:29 WITA

Dampak Gempa Flores, Seluruh Rangkaian Kegiatan HUT RI di Sikka Dibatalkan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:59 WITA

Kabasarnas Pantau Langsung Penanganan Gempa M 7,7 di Flores, Korban Jiwa Capai 51 Orang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:37 WITA

Menteri PU, Gubernur dan Kapolda NTT Tinjau Tiga Lokasi Terdampak Bencana di Ende

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:03 WITA

RSUD Aeramo Layani Pasien di Tenda Darurat, Gedung Rusak Akibat Gempa

Berita Terbaru