Petani di Sikka Siap Terapkan Teknologi Budidaya Bawang Merah - FloresPos Net

Petani di Sikka Siap Terapkan Teknologi Budidaya Bawang Merah

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 12:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, resmi menutup rangkaian Sekolah Lapang (SL) Budidaya Bawang Merah sekaligus menghadiri Hari Temu Lapang Petani (Farm Field Day) di Dusun Watuhidit, Desa Egon Buluk, Kecamatan Waigete, Rabu, (10/9/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung sejak tanggal 13 Juni hingga 10 September 2025 ini diikuti oleh 25 petani dari Kelompok Tani Bukit Modoliring.

Para petani belajar langsung di lahan percontohan seluas 0,25 hektar menggunakan pendekatan AKOSA (Amati, Komunikasikan, Simpulkan, dan Aplikasikan).

Materi yang diberikan meliputi pengantar budidaya bawang merah, seleksi benih, pemeliharaan tanaman, pengendalian hama dan penyakit, pemupukan, panen dan pasca panen, hingga analisa kelayakan usaha.

Baca Juga :  Potensi Masalah Pilkada di Flores Timur, 13.797 Pemilih Belum Miliki KTP Elektronik

Bupati Sikka memberikan apresiasi atas antusiasme para petani yang konsisten dengan selalu hadir dalam setiap pertemuan Sekolah Lapang.

“Ini menunjukkan bahwa petani Sikka siap berubah, siap belajar dan siap menerapkan teknologi budidaya yang lebih baik demi hasil yang lebih optimal,” ungkapnya.

Juventus mengingatkan bahwa bawang merah merupakan salah satu komoditi strategis yang mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga petani.

Dirinya mengajak petani untuk terus berbagi ilmu, memanfaatkan penyuluh pertanian sebagai mitra, serta menjadikan bawang merah Egon Buluk sebagai ikon dan kebanggaan Kecamatan Waigete.

Baca Juga :  Buka Rapat FKP, Sekda Sodo Tekankan Pentingnya Mal Pelayanan Publik di Mabar

“Pemerintah Kabupaten Sikka berkomitmen mendukung para petani melalui program fasilitasi benih, pupuk, alsintan, hingga akses pasar. Namun kami butuh kerja sama dan komitmen petani untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan usaha tani ini,” pesannya.

Dengan selesainya Sekolah Lapang ini, diharapkan para petani dapat langsung menerapkan ilmu yang diperoleh di lahan masing-masing, sehingga produktivitas bawang merah meningkat dan ekonomi desa semakin tumbuh.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Fraksi Partai Perindo DPRD Sikka Lukas Lero, Kapolres Sikka, Camat Waigete, Danramil 1603-02 Talibura, Kapolsek Waigete, pejabat lingkup Pemkab Sikka, penyuluh pertanian, serta kelompok tani dari beberapa desa. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Turun ke SDN Wolomoni, Kadis PK Ende Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Lahan dan Gedung Sekolah
SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris
Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:21 WITA

Turun ke SDN Wolomoni, Kadis PK Ende Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Lahan dan Gedung Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WITA

WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

Berita Terbaru