Status Tanah Belum Jelas, Banyak Poskesdes Manggarai Barat Belum Jadi Pustu - FloresPos Net

Status Tanah Belum Jelas, Banyak Poskesdes Manggarai Barat Belum Jadi Pustu

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 17:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Banyak Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), belum berstatus Puskesmas Pembantu (Pustu), antara lain karena status tanahnya belum jelas, masih gantung.

Demikian Adrianus Ojo, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mabar, menanggapi Florespos.net, belum lama ini.

Ia diminta tanggapan terkait Poskesdes Metang di Dusun Metang, Desa Wae Buka, Kecamatan Ndoso, yang dikabarkan status tanahnya akan diserah/hibah kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar. Harapannya, di tempat itu kelak akan dibangun Pustu oleh Pemkab Mabar.

Menurut Kadis Ojo, manakala Poskesdes berubah jadi Pustu, maka terlebih dahulu dahulu harus jelas status asetnya, termasuk aset tanahnya. Itu semua diserah/hibah kepada Pemkab Mabar.

Atas dasar itu Pemkab bisa membangun Pustu di tempat tersebut, karena status tanahnya sudah jelas, legal.

Baca Juga :  Prakiraan BMKG:Wilayah NTT Berpotensi Dilanda Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 8-9 Juni 2024

Tetapi apabila status tanah belum jelas, pemerintah tidak akan mungkin membangun Pustu di tempat tersebut. Tak mau terjadi sesuatu yang tak diinginkan dikemudian hari.

Kalau sebelumnya mungkin ada penyerahan, tetapi belum lengkap, atau mungkin lisan, maka harus buat pengukuhan ulang batas-batas tanahnya dan lain-lain. Itu supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dikemudian hari.

Misalnya aset tanah. Tanah lokasi Poskesdes harus ada penyerahan dari pemilik tanahnya kepada pemerintah, lengkap dengan surat-suratnya. Hitam di atas putih harus ada demi legalitas.

Poskesdes yang sudah bangun, kalau mau serah/hibah pada pemerintah, juga harus begitu, mesti ada hitam di atas putihnya.

Konon ada juga gedung Poskesdes yang dibangun pihak lain dan hendak diserahkan kepada pemerintah, agar kelak alih status jadi Pustu.

Baca Juga :  Disparekrafbud Manggarai Barat Latih Pokdarwis Promosikan Desa Wisata

Kalau Pustu, berarti dibangun pemerintah, sedangkan Poskesdes bisa oleh pihak lain. Status tanah lokasi gedung Poskesdes itu juga terkadang tidak jelas, gantung. Milik per orangan ataukah milik pemerintah desa (Pemdes), semua harus jelas.

Sehubungan dengan semua itu, lanjut Kadis Ojo, belum lama ini Dinkes menggelar pertemuan dengan berbagai pihak di Labuan Bajo.

“Saat itu ada puluhan berkas kita kembalikan ke desa untuk segera dilengkapi, pengukuhan ulang batas-batas tanahnya, dan lain-lain. Itu karena statusnya masih gantung, status belum jelas,” ujar Kadis Ojo.

Dari sekian itu, masih Kadis Ojo, hanya beberapa yang menjadi milik pemerintah. Itu yang mungkin akan dibangun Pustu oleh Pemkab Mabar kelak nanti. Karena status tanahnya sudah jelas.

“Ini menyangkut legalitas,” katanya. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan
Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores
Pasca Gempa, Ratusan Warga Manggarai Barat Terserang Diare
Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81
Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WITA

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung

Selasa, 22 September 2026 - 19:46 WITA

Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat

Selasa, 22 September 2026 - 18:38 WITA

Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung

Selasa, 22 September 2026 - 18:26 WITA

Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan

Selasa, 22 September 2026 - 17:44 WITA

Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores

Berita Terbaru