Warga Degalea Nagekeo Terisolasi Akibat Longsor - FloresPos Net

Warga Degalea Nagekeo Terisolasi Akibat Longsor

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 15:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Hujan yang mengguyur wilayah Desa Degalea, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), selama 20 jam menyebabkan aktivitas warga setempat lumpuh.

Informasi yang diperoleh Florespos.net, Selasa (9/9/2025), beberapa titik jalan utama di wilayah Nangaroro putus total, termasuk di Desa Degalea.

“Warga Desa Degalea tidak bisa melakukan perjalanan menuju ibu kota kecamatan maupun ibu kota kabupaten,” ungkap Fanci Nura, warga kepada Florespos.net, Selasa (9/9) 2025).

Baca Juga :  Pemilik Tanah Serahkan Lahan di Kolisia Untuk Lokasi Grasstrack, Panitia Lakukan Penggusuran

Fanci mengatakan, di Desa Degalea, setidaknya ada 8 titik longsor di ruas jalan utama. Jalan tertutup material longsor.

“Jalan utama yang menghubungkan desa-desa di Kecamatan Nangaroro putus total karena tertutup material seperti tanah, batu, dan kayu,” kayanya.

“Hal ini menyebabkan kendaraan roda empat belum bisa melintas, sementara kendaraan roda dua dan pejalan kaki mulai membersihkan jalan dengan alat seadanya untuk bisa melintas,” tambah Fanci.

Baca Juga :  Waspada Jadi Korban  Penjualan Organ Tubuh, Imigrasi Labuan Bajo Ingatkan Penipuan  Iklan Loker di Medsos

Fanci mengatakan warga Desa Degalea saat ini bergotong royong untuk membersihkan jalan yang tertutup material longsor.

Mereka berharap agar Pemerintah Daerah Nagekeo segera mengatasi masalah ini sehingga warga bisa melakukan aktivitas seperti biasa.

Bencana alam ini juga menyebabkan kerusakan infrastruktur lainnya. Pemerintah Kabupaten Nagekeo diharapkan segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini dan memulihkan infrastruktur yang rusak sehingga warga bisa kembali melakukan aktivitas normal. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA