MBAY, FLORESPOS.net-Hujan yang mengguyur wilayah Desa Degalea, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), selama 20 jam menyebabkan aktivitas warga setempat lumpuh.
Informasi yang diperoleh Florespos.net, Selasa (9/9/2025), beberapa titik jalan utama di wilayah Nangaroro putus total, termasuk di Desa Degalea.
“Warga Desa Degalea tidak bisa melakukan perjalanan menuju ibu kota kecamatan maupun ibu kota kabupaten,” ungkap Fanci Nura, warga kepada Florespos.net, Selasa (9/9) 2025).
Fanci mengatakan, di Desa Degalea, setidaknya ada 8 titik longsor di ruas jalan utama. Jalan tertutup material longsor.
“Jalan utama yang menghubungkan desa-desa di Kecamatan Nangaroro putus total karena tertutup material seperti tanah, batu, dan kayu,” kayanya.
“Hal ini menyebabkan kendaraan roda empat belum bisa melintas, sementara kendaraan roda dua dan pejalan kaki mulai membersihkan jalan dengan alat seadanya untuk bisa melintas,” tambah Fanci.
Fanci mengatakan warga Desa Degalea saat ini bergotong royong untuk membersihkan jalan yang tertutup material longsor.
Mereka berharap agar Pemerintah Daerah Nagekeo segera mengatasi masalah ini sehingga warga bisa melakukan aktivitas seperti biasa.
Bencana alam ini juga menyebabkan kerusakan infrastruktur lainnya. Pemerintah Kabupaten Nagekeo diharapkan segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini dan memulihkan infrastruktur yang rusak sehingga warga bisa kembali melakukan aktivitas normal. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Wentho Eliando










