Siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Manggarai Lakukan Outing Class ke Tiga Rumah Ibadah di Reo - FloresPos Net

Siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Manggarai Lakukan Outing Class ke Tiga Rumah Ibadah di Reo

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025 - 17:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REOK, FLORESPOS.net-Sebanyak 20 siswa Kelas XI F Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Manggarai meLakukan Outing Class (belajar di luar kelas) ke tiga rumah ibadah di Reo, Ibu Kota Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (30/8/2025).

Tiga rumah ibadah yang dikunjungi adalah Masjid Nurul Huda Reo, Gereja Paroki St. Maria Ratu Rosari Reo, dan Gereja GMIT Ephata Reo.

Kegiatan siswa ini dibimbing Ketua Pelaksana yang juga Guru Sosiologi MAN I Manggarai Ibu Endang Sri Wahyuni dampingi Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum Zakaria, staf kesiswaan Jemadin, guru BK Maria Margareta Danggut, dan guru Akidah Akhlak Resky Iman Najib.

Kegiatan yang mengusung tema Membangun Toleransi dan Peradaban ini di bawah bimbingan Guru Sosiologi, Endang Sri Wahyuni dan 4 guru pendamping lainnya.

Kegiatan ini bertujuan agar siswa dapat melihat langsung kehidupan kelompok sosial keagamaan, berdialog dengan tokoh agama, serta menumbuhkan sikap toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman.

Baca Juga :  Sebelum Berkampanye, Capres Ganjar Pranowo Bertemu Uskup Ruteng

Kedatangan para siswa ke tiga rumah ibadah itu disambut hangat tokoh agama setempat yakni Imam Masjid Nurul Huda, Syamsudin; Pastor Paroki Reo RD Mansuetus Hariman dan Ketua Pelaksana DPP Paroki Reo Pius Jemadu; dan Pendeta Gereja Ephata, Aprianimega Palituka, S.Si. Theol.

Sangat Terkesan

Pastor Paroki Reo RD. Mansuetus Hariman menyampaikan apresiasi kepada para siswa MAN I Manggarai dan para guru yang melakukan outing class ke tiga rumah ibadah di Reo, termasuk Gereja Paroki Santa Maria Ratu Rosari Reo.

Romo Mansu menilai kegiatan kunjungan para siswa itu sangat spesial dan bernilai dalam upaya semakin mengokohkan nilai-nilai toleransi di Reo.

“Saya menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang mempererat toleransi umat beragama di Reo ini,” kata Romo Mansu.

Hal serupa disampaikan Pendeta Aprianimega Palituka, S.Si.Theol. Menurut Pendeta Mega, walaupun pertemuan antara siswa MAN dan para tokoh agama sangat singkat, namun momen ini dianggap spesial.

Baca Juga :  Pesan Penting Uskup Ruteng Mgr. Sipri Hormat Soal Festival Golo Curu Maria Ratu Rosario

“Saya senang dengan kunjungan siswa-siswi MAN I Manggarap ini. Walaupun waktu pertemuannya sangat singkat, tetapi sangat terkesan bagi saya selaku Pendeta Jemaat Ephata,” katanya.

“Saya berharap agar tidak hanya MAN I, tetapi ada sekolah-sekolah lain yang melakukan tur untuk pengenalan agama-agama di Reo dan rumah-rumah ibadahnya,” kata Pendeta Mega.

Apresiasi

Kepala MAN 1 Manggarai, Fetosarif Nggapang, mengapresiasi kegiatan ini. Outing Class seperti ini luar biasa karena memberi pengalaman langsung kepada siswa.

“Mereka tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga melihat penerapannya dalam kehidupan nyata,” ujarnya.

Fetosarif berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan tema berbeda, sehingga ketika siswa lulus, mereka telah terbiasa dengan nilai toleransi dan keberagaman. *

Penulis : Wall Abulat

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Berita ini 298 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA