MAUMERE, FLORESPOS.net-Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Santo Thomas Morus menggelar demo di Markas Kepolisian Resort (Polres) Sikka dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sikka.
Puluhan mahasiswa tersebut menggelar aksi sekitar pukul 10.00 Wita di Mapolres Sikka persis di depan pintu masuk sebelah timur Mapolres Sikka dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.
“Perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging tetapi melawan kebijakan pemerintah, penguasa yang gelap, melawan roh-roh yang ada di udara,” sebut Fabianus Rowa, Ketua PMKRI Maumere Cabang Santo Thomas Morus, Senin (1/9/2025).
Fabianus membacakan pernyataan sikap PMKRI Maumere yang dengan tegas mendesak evaluasi secara menyeluruh institusi Polri termasuk peraturan yang terkait pengendalian massa aksi.
PMKRI Maumere mendesak hentikan segala bentuk represif aparat terhadap massa aksi dan usut tuntas seluruh aparat pembunuh, aktor lapangan hingga pemberi perintah dan mencari penanggung jawa umum terkait tragedi berdarah 28 Agustus 2025.
Reformasi total Dewan Perwakilan Rakyat dengan agenda, turunkan gaji dan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dengan batas total take home pay maksimal lima kali upah minimum regional disertai kejelasan dan transparansi besaran gaji.
“Pecat anggota DPR yang terbukti menghina rakyat atau hanya mewakili kepentingan partai politik.Rampingkan anggaran dan jumlah anggota DPR.Potong semua anggaran yang tidak urgent bagi kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
PMKRI Maumere juga mendesak, audit secara transparan lewat badan pengguna anggaran DPR yang mencapai Rp 9,9 triliun rupiah per bulan.
Selain beberapa hal yang menjadi pernyataan sikap, PMKRI Cabang Maumere menegaskan beberapa hal yang perlu untuk ditaati sebagai masyarakat sipil dan sebagai massa aksi demonstran.
Ia mengatakan, kepada seluruh massa aksi agar tidak terprovokasi dengan isu-isu yang memecah belah bangsa ini dan tidak melakukan pengerusakan dan penjarahan dalam setiap agenda aksi.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 Selanjutnya










