Warga Nagekeo Gelar Aksi 1000 Lilin untuk Prada Lucky Namo - FloresPos Net

Warga Nagekeo Gelar Aksi 1000 Lilin untuk Prada Lucky Namo

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Ratusan warga Nagekeo menggelar aksi seribu lilin untuk mengenang dan menyerukan keadilan bagi almarhum Prada Lucky Namo, anggota Batalyon TP 834/Wakanga Mere, Aeramo yang meninggal dunia beberapa waktu lalu diduga dianiaya seniornya sendiri.

Aksi ini digelar dengan penuh haru di Lapangan Berdikari, Danga, Kabupaten Nagekeo, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (19/8/2025) malam.

Menurut Ketua Forum Pemuda NTT Nagekeo, Agustinus Bebi Daga, ada lima alasan utama mengapa aksi ini dilakukan di tanah kelahiran dan pengabdian Prada Lucky.

Baca Juga :  Tanggapi Protes Petugas Kebersihan, Bupati Djafar Tegaskan Hak Mereka Pasti Ada

Aksi ini menjadi bentuk penghormatan terakhir yang penuh makna bagi Prada Lucky.

Menguatkan Solidaritas Lokal, aksi ini menjadi pemersatu masyarakat lintas desa, kecamatan, hingga diaspora Nagekeo di luar daerah.

Menegaskan Identitas dan Harga Diri Daerah. Masyarakat Nagekeo menunjukkan bahwa mereka tidak tinggal diam saat salah satu warganya menjadi korban ketidakadilan.

Baca Juga :  Longsor di Ruas Jalan Ende-Maukaro, Djolan Rinda Desak Pemkab Segera Atasi

Menghormati Budaya dan Nilai Lokal: Aksi ini bagian dari ritual sosial untuk menjaga martabat keluarga dan suku.

Memberi Dukungan Nyata kepada Keluarga: Aksi ini menjadi penguat moral bagi keluarga besar Prada Lucky.

Gusty berharap, melalui aksi ini, suara mereka terdengar hingga ke tingkat nasional. Mereka menuntut penyelidikan yang transparan, adil, dan akuntabel atas kematian Prada Lucky, seraya menjaga nama baik dan martabat tanah Mbay. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Willy Aran

Berita Terkait

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul
Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa
Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke
Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal
Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga
Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas
Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran
Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:13 WITA

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:51 WITA

Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa

Senin, 13 Juli 2026 - 15:48 WITA

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WITA

Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga

Senin, 13 Juli 2026 - 11:47 WITA

Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas

Berita Terbaru

Opini

Turun dari Gunung Tabor, Menjaga Rumah Bersama

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:30 WITA

Nusa Bunga

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:13 WITA