“Harapannya perfilman menemukan ciri khasnya dalam menghadirkan cerita-cerita penting dari NTT kepada dunia dengan tidak melupakan isu penting untuk dibingkai menjadi sebuah film,” ucapnya.
Lebih lanjut, Yedida menjelaskan bahwa persiapan menuju festival tahun 2025 ini menghadirkan banyak momen berkesan bagi seluruh tim.
Ia menyebutkan, pada tahun keempat ini, pihaknya melihat perkembangan yang begitu pesat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Teman-teman sudah bisa mengelola program dan kegiatan lebih baik. Banyak teman-teman yang bertumbuh baik secara skill maupun pengetahuan.” Ungkapnya.
Yedida berharap festival ini terus mendorong semangat serta kreativitas sineas NTT untuk menghasilkan cerita-cerita berkualitas dan unik.
Festival tahun ini kembali menghadirkan delapan program istimewa yang dirancang untuk memperkuat ekosistem perfilman di NTT.
Adapun pemutaran film selama festival mengedepankan kurasi yang lebih general, inklusif, dan dapat dinikmati oleh semua kalangan, termasuk keluarga.
Menghadirkan film-film kompetisi seperti Kompetisi Film NTT dan Kompetisi Film Pelajar yang menjadi wadah bagi sineas muda menampilkan karya-karya baru dengan perspektif segar.
Manager Program Flobamora Film Festival Tata Yunita memaparkan bahwa tahun 2025 ini proses kurasi menjadi salah satu fokus utama.
Tata mengakui, pada penyelenggaraan tahun 2025 ini, rasa ber-KALUNGA insan film dikukuhkan lebih kuat lagi dengan menghadirkan film-film yang lebih general, inklusif, dan dapat dinikmati berbagai kalangan termasuk keluarga.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










