Menko Pangan Kunjungi Maumere, Pastikan Program Presiden Berjalan - FloresPos Net

Menko Pangan Kunjungi Maumere, Pastikan Program Presiden Berjalan

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 19:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengunjungi Maumere bersama staf khusus presiden bidang pariwisata Zita Anjani dan wakil ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan.

Kedatangan Menko Pangan ke Kabupaten Sikka guna memastikan program-programnya Presiden Prabowo, programnya pemerintah bisa berjalan dengan baik atau tidak.

“Saya ingin mengecek terkait pangan apakah harga beras yang Rp6.500, harga jagung, pupuk sudah sampai waktunya sebelum tanam atau tidak,” sebut Menko Pangan Zulkifli Hasan, Jumat (1/8/2025).

Zulkifli mengatakan, dirinya juga ingin mengecek apakah Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Koperasi Kelurahan Merah Putih sudah terbentuk atau tidak di semua desa dan kelurahan.

Ia mengatakan, hanya ada beberapa yang perlu dibantu mengenai beberapa daerah yang kering sehingga mungkin dengan pengadaan sumur bor serta ada juga bendungan tapi irigasinya belum ada.

“Daerah ini merupakan sumber ikan tapi belum ada pengembangan sampai ke industrinya. Apa yang saya dapatkan hari ini akan saya rapatkan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan,” ungkapnya.

Baca Juga :  'Untuk Dunia yang Menghakimi', Curhatan Isi Hati Tersangka Dugaan TPPO Eltras Bar dan Karaoke Sesaat Sebelum Menjalani Tahanan

Zulkifli menambahkan, terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dalam perencanaannya bisa melayani 80 juta penerima manfaat tapi kenyataan saat ini hanya melayani 7 juta penerima manfaat saja.

Dirinya mengaku sedang menyelesaikan aturannya, tata kelolanya agar nanti kalau tidak bisa dengan cara yang sekarang sedang berjalan makan pemerintah akan menerapkan sistem hybrid (campuran atau gabungan).

“Bisa juga nanti sekolah-sekolah memperbaiki dapurnya dan bekerjasama dengan pemerintah untuk menjadi penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kalau Kopdes Merah Putih sudah terbentuk maka bisa menjadi pemasok kebutuhan untuk MBG,” ungkapnya.

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengatakan, Sikka sudah terbentuk 194 Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Kelurahan Merah Putih di 181 desa dan 13 kelurahan.

Juventus menjelaskan, Sikka memiliki lahan kering cukup luas dan tidak produktif karena memiliki curah hujan yang terbatas, tanah yang tidak subur dan tidak memiliki teknologi yang tepat.

Baca Juga :  Customer Gathering PLN 2024: Perkuat Sinergi Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan

“Potensi kelautan dan perikanan juga luar biasa sehingga kami perlu lakukan hilirisasi produk. Kami ingin membangun kawasan ekonomi perikanan di lahan seluas 36 hektar sehingga potensi dari hulu sampai hilir bisa dikembangkan,” ucapnya.

Juventus menyebutkan, selama ini ikan hasill tangkapan nelayan di Sikka dibeli pengepul dan dibawah keluar daerah untuk diekspor sehingga Kabupaten Sikka tidak mendapatkan keuntungan.

Ia berharap Sikka menjadi kawasan perekonomian perikanan karena secara infrastruktur, sarana dan pra sarana, Kabupaten Sikka sangat baik sehingga bisa dibangun.

“Mohon bantuan fasilitas alat pertanian dan untuk sektor perikanan membutuhkan cold storage sehingga bisa juga mendukung program MBG. Manfaatkan 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan,” ucapnya.

Juventus menegaskan, kita harus bagi klasifikasi per wilayah sesuai karakteristik wilayah agar ketersedian stok dan rantai pasok makanan untuk supply program MBG dimana ini disediakan oleh petani dan nelayan di Sikka. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pimpinan Pemda Hadiri Ekspose Manajemen Talenta di BKN, Pembahasan Tiga Ranperda Penting Tertunda
BBM dan Rendahnya Kesadaran Masyarakat, Tantangan Urusan Sampah Manggarai Barat
Kondisi Aula Setda Nagekeo Memprihatinkan, Plafon Bolong dan Cat Tembok Kusam
Bupati dan Forkopimda Ikut Jalan Sehat Dies Natalis Uniflor ke-46, Ini Harapannya
Pemerhati Perempuan dan Anak Prihatin Kasus Prostitusi di Ende, Siap Dampingi Korban
KPA NTT Minta Pencabutan Sertifikat Hak Pakai Tanah TNI di Tonggurambang
Bupati Simplisius Dorong Implementasi Manajemen Talenta Bersama BKN
KPA NTT Tegaskan Hentikan Perampasan Tanah Rakyat untuk Pembangunan Satuan dan Fasilitas Militer di Tonggurambang
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:34 WITA

Pimpinan Pemda Hadiri Ekspose Manajemen Talenta di BKN, Pembahasan Tiga Ranperda Penting Tertunda

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:42 WITA

BBM dan Rendahnya Kesadaran Masyarakat, Tantangan Urusan Sampah Manggarai Barat

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:26 WITA

Kondisi Aula Setda Nagekeo Memprihatinkan, Plafon Bolong dan Cat Tembok Kusam

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:11 WITA

Bupati dan Forkopimda Ikut Jalan Sehat Dies Natalis Uniflor ke-46, Ini Harapannya

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:20 WITA

KPA NTT Minta Pencabutan Sertifikat Hak Pakai Tanah TNI di Tonggurambang

Berita Terbaru

Desa Kita

Demokrasi Desa yang Bermartabat

Jumat, 17 Jul 2026 - 13:16 WITA