Plt Kadis Dispora Ende Harap Peserta Pelatihan Inkubator Bisnis Implementasikan Ilmu - FloresPos Net

Plt Kadis Dispora Ende Harap Peserta Pelatihan Inkubator Bisnis Implementasikan Ilmu

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 15:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Sebanyak 50 peserta dari kalangan pelaku usaha muda mengikuti kegiatan pelatihan Inkubator Bisnis yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olah Raga (Dispora) Provinsi NTT.

Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan di hotel Syfa Ende sejak 28-31 Juli 2025. Peserta kegiatan ini berasal dari tiga kabupaten yaitu Ende, Nagekeo dan Ngada.

Kegiatan pelatihan ini menghadirkan narasumber dari akademisi, praktisi dan pelaku usaha.

Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olah Raga (Dispora) Ende, Albert Djombu Djen saat menutup kegiatan ini, Kamis (31/7/2025) siang mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha khususnya orang muda.

Ia berharap alumni pelatihan Inkubator Bisnis bisa mengimplementasikan materi yang didapatkan selama pelatihan dalam membangun bisnis atau usaha.

“Implementasi semua ilmu yang kalian dapatkan. Jangan takut gagal, harus berani dan berkolaborasi dengan sesama. Kalian harus jadi pebisnis hebat di daerah ini,” katanya.

Dr. Deford Nasareno Lakapu, MM, CRA, CRP, CMSM (Ahli Pengembangan System Manajemen Risiko) yang membawakan materi Strategis Risk Management in Digital Marketing Ecosystem juga mengharapkan agar peserta pelatihan harus berani mengimplementasikan materi yang diberikan.

Dalam materinya Dr. Deford menekan resiko-resiko tersembunyi dibalik dunia digital khususnya marketing produk dan jasa yang menggunakan platform digital.

Baca Juga :  Curah Hujan Rendah, 3.823,68 Hektare Lahan Sawah di Ende Belum Ditanami

Ia mengatakan pelaku usaha yang menggunakan platform digital harus melakukan pemetaan resiko, mitigasi krisis, membangun kembali reputasi dalam keadaan darurat, etika dan privasi dalam digital, menangani serangan atau sabotase digital hingga simulasi perang digital.

“Bermedia sosial itu bukan sekadar posting saja tetapi dibalik itu ada rekam jejak digital. Kita sudah memberikan jati diri atau data diri kita maka harus menjaga etika,” katanya.

Andreas Langga, Dosen FISIP Undana yang hadir memberikan materi mengatakan program seperti ini mesti terus ditingkatkan karena memberikan kesempatan orang muda belajar berbisnis.

“Program ini sangat bagus karena melatih anak-anak muda yang punya minat di dunia usaha mulai dari rencana bisnis, manajemen keuangan, manajemen bisnis hingga pada kolaborasi. Kita berharap program ini terus ditingkatkan,” katanya.

Kinanti Agung, peserta kegiatan pelatihan Inkubator Bisnis mengatakan kegiatan ini menyenangkan baginya dan membuka wawasannya dalam dunia usaha.

“Saya sudah punya usaha tapi setelah ikut kegiatan ini akhirnya saya tahu banyak hal. Ini ilmu yang bagus dan pasti saya terapkan dalam usaha saya,” katanya.

Baca Juga :  Reuni Akbar, Ini Komitmen IAS Untuk Almamater SMAK Syuradikara

Diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda, Dispora NTT, Matius Ngadu Oli kepada Florespos.net, di sela-sela kegiatan di hotel syifa Ende, Senin (28/7/2025) mengatakan program pelatihan tersebut bertujuan untuk melihat potensi dan minat pemuda khususnya yang berusia 16-30 dalam hal berwirausaha.

“Melalui kegiatan pelatihan seperti ini kita lihat potensi mereka dan setelah itu akan melakukan pendampingan lanjutan;” katanya.

Matius mengatakan pada kegiatan pelatihan ini peserta diberikan materi oleh nara sumber dari pelaku usaha, praktisi dan akademisi yang berkompeten di bidangnya.

Peserta diberikan materi terkait rencana bisnis, manajemen keuangan, membangun jejaring bisnis untuk menopang modal dan bisnis.

Matius mengatakan maksud dari  pelatihan Inkubator Bisnis yaitu setelah kegiatan ini para peserta diarahkan untuk membentuk kelompok bisnis atau usaha minimal lima orang.

Melalui kelompok usaha yang sudah dibentuk, pemerintah Provinsi NTT melalui Dispora akan memberikan bantuan modal usaha dan melakukan pendampingan.

“Kami akan dampingi dan berikan bantuan modal sebesar Rp 10 juta untuk perkuat usaha kelompok itu. Kami juga akan mendampingi hingga pada pembuatan laporan”.

Setelah kegiatan pelatihan tersebut peserta diberikan sertifikat.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Dampak Gempa Flores Sebabkan 3 Orang Meninggal Dunia di Sikka
Pascagempa Berkekuatan 7,7 Magnitudo, Ratusan Warga di Nagekeo Mengungsi di Sejumlah Titik
Gempa Guncang Flores, Keuskupan Labuan Bajo Resmi Hentikan Rangkaian Penutupan Festival Golo Koe
Kemenpar dan BPOLBF Pastikan Keselamatan Wisatawan dan Identifikasi Dampak Sektor Pariwisata Pasca Gempa M 7,7 Flores
Dampak Gempa Flores, Bupati Sikka Himbau Warga Menjauhi Bangunan yang Berpotensi Membahayakan
Gempa Guncang Flores, Bangunan Ruang Tunggu Penumpang Pelabuhan Laurens Say Maumere Ambruk
Gempa Flores Banyak Makan Korban, Warga Pesisir Manggarai Barat Mengungsi ke Tempat Tinggi
Gempa Guncang Nagekeo, 5 Rumah Rusak Berat, Warga Aeramo Mengungsi ke Gunung
Berita ini 182 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:39 WITA

Dampak Gempa Flores Sebabkan 3 Orang Meninggal Dunia di Sikka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:31 WITA

Pascagempa Berkekuatan 7,7 Magnitudo, Ratusan Warga di Nagekeo Mengungsi di Sejumlah Titik

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:21 WITA

Gempa Guncang Flores, Keuskupan Labuan Bajo Resmi Hentikan Rangkaian Penutupan Festival Golo Koe

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:04 WITA

Kemenpar dan BPOLBF Pastikan Keselamatan Wisatawan dan Identifikasi Dampak Sektor Pariwisata Pasca Gempa M 7,7 Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:20 WITA

Dampak Gempa Flores, Bupati Sikka Himbau Warga Menjauhi Bangunan yang Berpotensi Membahayakan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Dampak Gempa Flores Sebabkan 3 Orang Meninggal Dunia di Sikka

Sabtu, 15 Agu 2026 - 19:39 WITA