MBAY, FLORESPOS.net-Kapal Layar Motor (KLM) Mulya Abadi yang dilaporkan hilang kontak beberapa hari lalu akhirnya ditemukan di perairan Jinato, Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Sabtu (26/6/2026) sekitar pukul 09.00 wita pagi.
Namun, tim SAR mengalami kesulitan untuk mengevakuasi kapal tersebut ke pelabuhan terdekat. Setelah dilakukan koordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, SAR Marapokot mengirim bantuan.
“Kita koordinasi dan kirim bantuan ke perairan Jinato untuk membantu evakuasi kapal dan awak kapal KLM Mulya Abadi,” kata Kepala UPP Marapokot melalui salah satu staf UPP Kelas III Marapokot Deni Arysandi kepada Florespos.net, Sabtu (27/7/2026) malam.
Deni Arysandi menjelaskan, KLM Mulya Abadi berangkat dari Pulau Jinato dengan 8 orang penumpang onboard (POB) menuju Pelabuhan Riung, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu 23 Juli 2025 malam.
Namun kata dia, kapal tersebut mengalami patah kemudi dan hanyut di perairan utara Flores. Tim SAR terdiri dari berbagai instansi, termasuk Kantor SAR Maumere, Lanal Maumere, Ditpolairud Polda NTT, dan lain-lain, langsung bergerak untuk mencari kapal tersebut pada Kamis (25/7/2025).
“Setelah pencarian yang dilakukan selama beberapa hari, kapal tersebut akhirnya ditemukan pada Sabtu, 26 Juli 2025, sekitar pukul 09.00 WITA pagi,” kata Deni.
Setelah kapal tersebut ditemukan, kata Deni, Tim SAR mengalami kesulitan untuk mengevakuasi kapal tersebut ke pelabuhan terdekat. Oleh karena itu, UPP Kelas III Marapokot bersama Pos TNI AL Mbay dan KP3 Laut Marapokot mengirimkan bantuan berupa satu unit kapal untuk membantu proses evakuasi.
“Setelah kita koordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, bantuan SAR Marapokot langsung dikirim ke perairan Jinato untuk membantu mengevakuasi kapal dan awak kapal KLM Mulya Abadi,” kata Deni.
Deni berharap, bantuan SAR yang dikirimkan dari Marapokot dapat menyelamatkan seluruh penumpang onboard di KLM Mulya Abadi.
“Semoga bantuan SAR yang dikirimkan dapat membantu mengevakuasi KLM Mulya Abadi dan seluruh penumpang onboard dalam keadaan selamat,” pungkas Deni. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Willy Aran










