Ende Batal Jadi Tuan Rumah ETMC 2025, Bupati Yoseph Kecewa dan Sebut Alasan Tidak Masuk Akal - FloresPos Net

Ende Batal Jadi Tuan Rumah ETMC 2025, Bupati Yoseph Kecewa dan Sebut Alasan Tidak Masuk Akal

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 18:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Asprov PSSI NTT telah memutuskan melalui rapat pengurus mengembalikan pelaksanaan liga 4 ETMC tahun 2025 ke Kota Kupang.

Keputusan ini dengan sendirinya membatalkan Kabupaten Ende yang telah ditunjuk sebagai tuan rumah melalui kongres Asprov PSSI pada beberapa bulan lalu.

Asprov PSSI NTT memutuskan mengembalikan liga 4 ETMC tahun 2025 diselenggarakan di Kota Kupang dengan alasan mempertimbangkan berbagai faktor terutama efisiensi anggaran, kesiapan daerah dan permintaan dari klub- klub peserta.

Bupati Kabupaten Ende, Yoseph Badeoda kepada Florespos.net, Jumat (25/7/2025) sore di Stadion Marilonga mengatakan pemerintah daerah menghargai keputusan tersebut namun menurutnya alasan yang disampaikan oleh Asprov PSSI NTT tidak masuk akal.

“Dibatalkan tidak apa-apa tetapi alasan tidak masuk akal. Alasan kondisi sosio politik yang tidak kondusif, apa yang tidak kondusif di Ende. Kita baik-baik saja ko,” ujarnya.

Bupati Yoseph juga menambahkan pemerintah Kabupaten Ende kecewa karena alasan pembatalan Ende jadi tuan rumah ETMC 2025 bulan Oktober mendatang tidak masuk akal.

Baca Juga :  Bupati Edi Akui Tunggakan PBB Kecamatan Komodo Belasan Miliar Rupiah

“Kalau mau ke politik ya silakan, kita juga masih ada pekerjaan lain,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya di media ini pada Jumat 21 Maret 2025 lalu, keputusan hasil kongres Asprov PSSI NTT yang menunjukkan Ende sebagai tuan rumah ETMC 2025 telah disampaikan Ketua Askab PSSI Ende, Muhamad Supriyadin Pua Rake kepada Bupati Ende.

Bupati Yoseph saat itu kepada wartawan mengatakan siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan ETMC 2025. Pemerintah Kabupaten Ende pun sudah menyiapkan anggaran  dan segera melakukan pembenahan stadion Marilonga menyambut pesta  sepak bola terakbar di Provinsi NTT.

Informasi penyelenggaraan liga 4 ETMC 2025 kembali ke Kota Kupang tersebut mengundang reaksi pengamat dan pelaku sepak bola di Kabupaten Ende.

Publik sepak bola Kabupaten Ende juga menilai, keputusan Asprov PSSI NTT yang mengembalikan Liga 4 ETMC 2025 ke Kota Kupang tidak masuk akal. Karena sebelumnya Ende ditunjuk jadi tuan rumah diputuskan melalui mekanisme kongres tetapi dibatalkan melalui rapat pengurus.

Baca Juga :  Dies Natalis dan Reuni Akbar SMAN 1 Ende jadi Momen Perkuat Rasa Memiliki Almamater

“Kita heran dan keputusan ini karena mencederai hasil kongres beberapa bulan lalu,” kata beberapa pengamat sepak bola Ende.

Dikutip dari beberapa media, Sekretaris Asprov PSSI NTT, Abdul Muis mengatakan penunjukan Kota Kupang sebagai tuan rumah dengan mempertimbangkan beberapa alasan seperti, efisiensi anggaran dan kesiapan daerah juga permintaan dari klub-klub peserta.

“Setelah mencermati masukan dari anggota PSSI dan klub-klub, banyak yang menyarankan agar ETMC 2025 digelar kembali di Kupang. Selain faktor efisiensi, kondisi ekonomi dan dukungan pemerintah daerah juga menjadi pertimbangan utama,” kata Abdul Muis.

Abdul Muis menambahkan, Kota Kupang dianggap strategis karena memudahkan konsolidasi seluruh peserta dari berbagai kabupaten dan kota di NTT.

“Kondisi politik juga jadi pertimbangan. Kita ingin pelaksanaan ini berjalan aman, lancar, dan tidak tergesa-gesa mengingat waktunya sudah sangat dekat,” ujarnya.

Selain memutuskan liga 4 ETMC 2025 kembali digelar Kota Kupang, Asprov PSSI NTT dalam rapat tersebut menunjuk Kabupaten Malaka sebagai penyelenggara ETMC 2026 mendatang.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Perkuat Pariwisata Berkelanjutan, Kemenko Pangan dan BPOLBF Dorong Ketahanan Pangan Destinasi
Legend VBC Tumbang dari Bintang Sambar, Tim Putri Benteng Gading ke Semi Final
Dampak Efisiensi Anggaran, Kontraktor Muda di Maumere Banting Setir Jadi Petani Hortikultura
Dengan Sepeda, Kapolsek Ende Salurkan Bantuan kepada Warga Difabel
Keuskupan Agung Ende dan Masyarakat Flores Gugat Tiga SK Aktivitas Geothermal di Mahkamah Agung
Mahasiswa KKN Unwira Kupang Bantu UMKM Masuk Pasar Digital
Lamban, Penanganan Kasus Curi Kambing di Aeramo–‘Padahal Sudah Ada Terduga Pelaku dan Barang Bukti’
History VBC Ende ke Babak 8 Besar Soekarno Cup 1
Berita ini 1,787 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:55 WITA

Perkuat Pariwisata Berkelanjutan, Kemenko Pangan dan BPOLBF Dorong Ketahanan Pangan Destinasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:52 WITA

Legend VBC Tumbang dari Bintang Sambar, Tim Putri Benteng Gading ke Semi Final

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WITA

Dampak Efisiensi Anggaran, Kontraktor Muda di Maumere Banting Setir Jadi Petani Hortikultura

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:22 WITA

Dengan Sepeda, Kapolsek Ende Salurkan Bantuan kepada Warga Difabel

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:43 WITA

Keuskupan Agung Ende dan Masyarakat Flores Gugat Tiga SK Aktivitas Geothermal di Mahkamah Agung

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Dengan Sepeda, Kapolsek Ende Salurkan Bantuan kepada Warga Difabel

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:22 WITA