Bertemu Komnas HAM, PT.Krisrama Tegaskan Tolak Mediasi dan Menempuh Jalur Hukum - FloresPos Net - Page 2

Bertemu Komnas HAM, PT.Krisrama Tegaskan Tolak Mediasi dan Menempuh Jalur Hukum

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 10:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Itu sudah berkali-kali dilakukan tapi tidak bisa,tidak menemukan kata sepakat sehingga ya kita harus memproses hukum pihak-pihak yang melakukan pelanggaran,” ucapnya.

Romo Ephy menjelaskan, PT.Krisrama sudah membuat 3 laporan ke pihak kepolisian dimana yang pertama terkait dengan ancaman pembunuhan, penghinaan terhadap pemimpin agama yakni Romo Alo.

Ia menyebutkan, laporan ini juga terkait penyegelan kapela (rumah ibadah) di Nangahale dimana laporan pertama ini sudah diproses hingga polisi menetapkan 7 orang sebagai tersangka.

Sekarang laporan kedua itu laporan penyerobotan terhadap beberapa subyek hukum, menduduki secara melawan hak, melawan hukum di atas tanah yang sudah beralaskan hak milik PT.Krisrama seluas  325 hektar.

Baca Juga :  Hasil Padi Aplikasi Biosaka Mabar " Menggila", Syukur: Pertama di NTT

“Jadi kelompok ini sebetulnya mereka secara masif itu bukan menduduki seluruhnya seluas 325 hektar.Yang mereka duduki itu lokasinya terpencar tapi kalau dikalkulasikan sekitar 10 hektar,” ucapnya.

Romo Ephy tegaskan, jangan sampai publik berpikir bahwa lokasi yang diduduki masyarakat itu 325 hektar yang menjadi hak PT.Krisrama.

Ia memaparkan, pembicaraan dengan Komnas HAM sudah 3 kali dimana pertama diundang untuk memberikan keterangan di Jakarta tapi terhalang dengan Erupsi Gunung Lewatobi akhirnya menggunakan Zoom Meeting pada tanggal 27 Februari 2025.

Baca Juga :  Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II Diperpanjang Hingga 15 Januari, Kepala Daerah Pastikan Tenaga Non-ASN Bisa Ikuti Seleksi

Pertemuan kedua terjadi di Kupang dan ketiga di Puspas Keuskupan Maumere dan saat pertemuan di Kupang Komnas HAM akan mengirimkan tim untuk memperdalam keterangan.

Romo Ephy sebutkan selama pertemuan pihaknya sudah menyampaikan berbagai hal dan laporan yang masuk ke Komnas HAM sangat berbeda sehingga turun ke lokasi melihat kenyataan sebenarnya.

“Jadi mereka lihat sendiri tadi dan respon mereka sangat bagus.Mereka mendapatkan banyak sekali informasi yang selama ini mereka tidak peroleh, tidak seimbang informasinya,” pungkasnya.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat
Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat
Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar
Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ende Gelar Turnamen Futsal
HUT Ke-19, KSP CU Gerbang Kasih KAE Resmikan Kantor Cabang Mbay
Dampak Penertiban, Pedagang Pasar Alok Minta Pemerintah Ganti Rugi Barang Yang Rusak
Sambut Kison Kogoya, Ketua Yapertif Warning Dosen; Jangan Persulit Mahasiswa yang Harumkan Nama Kampus
Literasi Menguatkan Karakter, Hifni Djafar Motivasi Siswa SMPN Satap Ekoreko
Berita ini 625 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:49 WITA

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Senin, 15 Juni 2026 - 12:27 WITA

Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:53 WITA

Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:29 WITA

Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ende Gelar Turnamen Futsal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:58 WITA

HUT Ke-19, KSP CU Gerbang Kasih KAE Resmikan Kantor Cabang Mbay

Berita Terbaru

Ekonomi

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Senin, 15 Jun 2026 - 13:49 WITA

Nusa Bunga

HUT Ke-19, KSP CU Gerbang Kasih KAE Resmikan Kantor Cabang Mbay

Sabtu, 13 Jun 2026 - 23:58 WITA