Dosen Teologi Kontekstual STP Atma Reksa Ende Raih Gelar Doktor di UNESA, Usung Model Pembelajaran Toleransi Berbasis Konteks Lokal - FloresPos Net

Dosen Teologi Kontekstual STP Atma Reksa Ende Raih Gelar Doktor di UNESA, Usung Model Pembelajaran Toleransi Berbasis Konteks Lokal

- Jurnalis

Selasa, 22 Juli 2025 - 10:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, FLORESPOS.net-Ujian terbuka di Program Studi S3 Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mencatatkan nama baru dalam daftar doktor Indonesia.

Ignasius Suswakara, dosen Teologi Kontekstual dari Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende, resmi meraih gelar doktor setelah mempresentasikan disertasi bertajuk Model Pembelajaran Interreligius Kontekstual untuk Meningkatkan Pemahaman dan Sikap Toleransi Beragama, Senin (21/7/2025).

Disertasi yang ditawarkan Ignasius memunculkan model pembelajaran berbasis kearifan lokal, dengan pendekatan multikultural untuk mengembangkan sikap toleransi lintas agama.

Model IRCL yang ia kembangkan mencakup perangkat lengkap seperti Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Satuan Acara Pembelajaran (SAP), Lembar Kerja Mahasiswa (LKM), hingga bahan ajar yang dirancang untuk membangun ruang dialog interfaith yang efektif di lingkungan pendidikan.

Baca Juga :  Sosok Uskup Sensi Di Mata Uskup Manokwari-Sorong Mgr. Datus Lega

Ujian terbuka yang berlangsung di Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA ini dipimpin oleh Ketua Penguji Prof. Dr. Mochamad Nursalim, M.Si, dengan promotor utama Prof. Dr. Rusijono dan promotor pendamping Dr. Utari Dewi, S.Sn., M.Pd. Tim penguji lainnya meliputi Prof. Dr. Mustaji, M.Pd., Prof. Dr. H. Bachtiar Syaiful Bahri, M.Pd., Dr. H. Andi Mariono, M.Pd., serta Prof. Punaji Setyosari, M.Pd. dari Universitas Negeri Malang.

Ignasius dinyatakan lulus dengan nilai 89,43, menjadikannya doktor ke-145 yang dilantik oleh Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA.

Kepada media ini, Ignasius menyampaikan, gagasannya lahir dari kebutuhan akan pendidikan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman nyata lintas iman.

Baca Juga :  Sembilan Desa Persiapan di Ende Belum Dapat Kode Desa, Dewan Minta Pemda Cek ke Pempus

“Toleransi bukan hanya diajarkan, tapi harus dialami secara kontekstual,” ujarnya.

Model IRCL, lanjutnya, dirancang untuk digunakan pendidik dan fasilitator di kampus maupun komunitas keagamaan sebagai bentuk pendidikan damai yang relevan dengan kondisi lokal.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi capaian akademik bagi Ignasius, tetapi juga kontribusi konkret dalam membangun iklim pendidikan yang ramah terhadap keberagaman.

UNESA menyambut pencapaian tersebut sebagai wujud komitmen kampus dalam melahirkan pemikir-pemikir pendidikan yang mampu menjawab tantangan sosial bangsa. *

Penulis : Ansel Atasoge (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Mendesak Pengembangan Wisata Darat di Manggarai Barat
Rumah Kos di Sikka Akan Dikenai Pajak Barang Jasa Tertentu
Keluarga Siswi SMP Korban Pembunuhan di Rubit Kecewa Kinerja Polres Sikka
RAT Kopdit Setiawan Bajawa, Komitmen Tingkatkan Ekonomi Anggota dan Setia pada Kewajiban
Johanes Capristrano Watu Resmi Jabat Sekda Ngada
Kasus Pembunuhan Siswi SMP di Rubit Berharap Polres Sikka Mengusut Tuntas dan Keluarga Mendapatkan Keadilan
Pertamina Pastikan Stok BBM Tak Akan Habis dalam 21 Hari
Petani Harus Jaga Siklus dan Keseimbangan Alam, Jangan Basmi Musuh Alami Tanaman
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:13 WITA

Mendesak Pengembangan Wisata Darat di Manggarai Barat

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:08 WITA

Rumah Kos di Sikka Akan Dikenai Pajak Barang Jasa Tertentu

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:05 WITA

Keluarga Siswi SMP Korban Pembunuhan di Rubit Kecewa Kinerja Polres Sikka

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:33 WITA

RAT Kopdit Setiawan Bajawa, Komitmen Tingkatkan Ekonomi Anggota dan Setia pada Kewajiban

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:57 WITA

Johanes Capristrano Watu Resmi Jabat Sekda Ngada

Berita Terbaru

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Republik Indonesia pose dengan pejabat Pemkab Mabar dan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores di Labuan Bajo baru-baru ini.

Nusa Bunga

Mendesak Pengembangan Wisata Darat di Manggarai Barat

Jumat, 6 Mar 2026 - 21:13 WITA

Nusa Bunga

Rumah Kos di Sikka Akan Dikenai Pajak Barang Jasa Tertentu

Jumat, 6 Mar 2026 - 21:08 WITA

Nusa Bunga

Johanes Capristrano Watu Resmi Jabat Sekda Ngada

Jumat, 6 Mar 2026 - 19:57 WITA