Masyarakat Beri Skor 96 % untuk MPP Manggarai Barat - FloresPos Net

Masyarakat Beri Skor 96 % untuk MPP Manggarai Barat

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025 - 10:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Meski baru berumur sekitar 7 bulan, masyarakat memberi skor 96 persen lebih terhadap Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Prosentasi “selangit” tersebut berdasarkan hasil survei kepuasan masyarakat (SKM) belum lama berselang. Masyarakat merasa puas atas layanan para pihak yang terintegrasi dalam MPP.

MPP Mabar bagian dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Mabar.

Maria Eltris Babur, Kepala DPMPTSP Mabar dan Sekretaris Yohanes Rinaldo Gampur, mengungkapkan itu menanggapi Florespos.net, di DPMPTSP, Labuan Bajo baru-baru ini.

Menurut Kadis Babur yang sapa Rice, usia MPP Mabar lebih dari 1 semester atau kurang lebih 7 bulan, mulai 12 Desember 2024. Seiring waktu, DPMPTSP melakukan SKM terkait MPP.

Baca Juga :  Bimtek Pendidikan Inklusif Upaya Konkret   Buka Akses Pendidik Merata  Bagi Anak-Anak di  Manggarai

“Hasilnya sembilan puluh delapan koma enam puluh delapan. Itu kategori sangat tinggi. Berarti masyarakat sangat puas pelayanan di sini (MPP). Biar kami sendiri yang omong,” komentar Gampur dan disambut gelak tawa sejumlah aparat DPMPTSP.

Ancis, sapaan akrab Sekretaris Gampur, sehubungan dengan SKM, selama ini instansinya selalu meminta pemohon yang datang di MPP untuk isi formulir yang berhubungan dengan layanan di MPP. Ada beberapa pertanyaan terkait MPP yang dinilai mereka.

Baca Juga :  PKO Perketat Syarat Pendirian Sekolah Baru di Mabar

“Ada interview langsung terhadap orang yang kami layani. Bagaimana pernyataan mereka atas layanan-layanan yang kami buat,” sambung Kadis Rice.

Di MPP, lanjut Kadis Rice, melayani berusaha dan non berusaha, dan hampir seluruhnya digitalisasi. Menerapkan 2 sistim layanan, yaitu sistim OSS untuk berusaha, dan si Cantik buat non berusaha.

Lebih jauh Kadis Rice mengungkapkan, terkait MPP pemerintah selalu berupaya meningkatkan pelayanan publik. Ada beberapa metoda yang dilakukan, antara lain kita lakukan ke pusat-pusat kegiatan ekonomi, misalnya yang ada di kecamatan. Juga ada pola melakukan pengintegrasian layanan.

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi
Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata
Pesan Rektor Unipa Bagi 708 Wisudawan Wisudawati: Jangan Menjadi Sarjana Kertas
Uskup Larantuka Hans Montero Tolak Geothermal di Flores Timur dan Lembata–‘Pembangunan Harus Hormati Manusia, Dengar Masyarakat, Lindungi Alam, dan Pelihara Persaudaraan’
Komisi 1 DPRD Ende Berharap Gabriel Dala Mampu Membangun Kolaborasi yang Baik antara Legislatif dan Eksekutif
Ini Yang Dilakukan Gabriel Dala Setelah Dilantik jadi Sekda Ende Definitif
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:58 WITA

Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:54 WITA

Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:54 WITA

Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Uskup Larantuka Hans Montero Tolak Geothermal di Flores Timur dan Lembata–‘Pembangunan Harus Hormati Manusia, Dengar Masyarakat, Lindungi Alam, dan Pelihara Persaudaraan’

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:54 WITA