Yan menegaskan, Indomobil sangat konsen terhadap pemberdayaan anak-anak muda dimana hal ini selaras dengan apa yang dilakukan Bengkel Misi St. Yoseph yang mendidik dan mempekerjakan anak-anak muda.
“Di dalam kompleks bengkel misi ada beberapa unit karya yakni meubeler, las, bubut dan unit kedai kopi dan pangan lokal Mai Sai,” terangnya.
Yan mengatakan, seharusnya tanggal 8 Juli 2025 lalu Gubernur NTT hadir saat peresmian bengkel otomotif karya misi St.Yoseph namun akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki mengakibatkan penerbangan dibatalkan.
Gubernur NTT pun mengirim staf ahli bidang ekonomi untuk datang melihat secara langsung setiap unit usaha yang ada di bengkel misi ini.
Yan mengakui, Bengkel Misi Santo Yoseph Maumere ini 8 tahun lalu hanya memiliki 3 orang pekerja namun saat ini sudah mempekerjakan 35 anak muda di berbagai unit usaha yang dimiliki.
“Pelanggan yang datang ke bengkel otomotif Karya Misi juga bisa mampir dan bersantai di kedai kopi dan pangan lokal Mai Sai. Bengkel misi menyediakan makanan dan minuman dan pengunjung bisa berbelanja berbagai produk pangan lokal di Kedai Mai Sai,” pungkasnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2










