Kejaksaan Negeri Bajawa Selidiki Pembangunan Dua Pasar Rakyat di Ngada - FloresPos Net

Kejaksaan Negeri Bajawa Selidiki Pembangunan Dua Pasar Rakyat di Ngada

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 10:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Pidsus Kejari Ngada Vidi Pradinata, SH,MH.

Kasi Pidsus Kejari Ngada Vidi Pradinata, SH,MH.

BAJAWA, FLORESPOS.net-Kejaksaan Negeri Ngada lakukan penyelidikan terhadap pembangunan dua Pasar Rakyat di Kabupaten Ngada.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Ngada, Vidi Pradinata, SH,MH kepada wartawan di Kantor Kejari Ngada, Selasa (30/9/2025) didampingi Kepala Seksi Pidana Umum ( Pidum ) Yohanes P. Atarona Kadus, S.H., M.Hum dan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Ngada ,Jojon Desduan Lumban Gaol menjelaskan dua pasar tersebut masing-masing berlokasi di Desa Lengkosambi Timur, Kecamatan Riung dan di Kecamatan Bajawa Utara.

Dijelaskannya, dugaan perkara tersebut sudah naik ke tahap penyidikan dan telah diekspos di Kejati NTT untuk lebih fokus ke penyidikannya dan nilai kontraknya masing-masing Rp1,3 miliar.

Dua pasar rakyat dibangun pada tahun anggaran 2019 di dua lokasi tersebut dengan penyedia yang berbeda termasuk pengawasnya.

Baca Juga :  Runner Up X Factor Indonesia Kris Tomahu Hibur Ratusan ODGJ Panti Dymphna Maumere

Terkait pembangunan 2 pasar tersebut, maka yang diperiksa tentunya PPK, pengguna anggaran, kuasa pengguna anggaran, konsultan perencana, penyedia juga konsultan pengawas.

Dugaan tindak pidana korupsi kedua pasar tersebut sedang di Audit oleh BPKP terkait dengan kerugian atau kekurangan pembangunan fisik juga menunggu dari ahli Politeknik Kupang untuk pasar Lengkosambi Timur.

Untuk pasar Bajawa Utara masih dicari bahan dan keterangan.

Pasar Lengkosambi Timur pernah digunakan seminggu sekali dan dikelola oleh pihak desa untuk pengamanan dan dan pihaknya telah meminta keterangan kepala desa di mana pada tahun 2022 angin puting beliung telah merusakkan satu los bangunan pasar atapnya terlepas.

Baca Juga :  Didampingi Moses Jala, Bupati Andreas Serahkan Mesin Panen Padi Aspirasi Julie Laiskodat

Satu hal yang juga menjadi masalah adalah lokasi yang jauh dari pemukiman penduduk.

Kedua pasar tersebut dikerjakan oleh kontraktor yang berbeda. Pasar Lengkosambi Timur oleh CV Gasindo Kupang dan Bajawa Utara oleh CV Yordan Bajawa.

Sementara ketika ditanya tentang pasar Raja di Kabupaten Nagekeo yang juga belum dimanfaatkan sejak dibangun, kata jaksa hal utama yang penting adalah mencari tahu penyebab kenapa pasar tersebut belum dimanfaatkan.

Bangunan yang mungkin di wilayah untuk dijadikan pasar seperti lokasi yang tidak strategis.

“Kalau orang jual tapi tidak ada yang membeli sama saja tidak ada gunanya. Pasar harus membuat pedagang dan pembeli nyaman seperti bangunan, ketersediaan air dan listrik,” katanya. *

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan
Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim 1603 Sikka Pimpin Ziarah Kenang Jasa Para Pahlawan
Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar
Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama
Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan
Kemenpar Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Wisata Bahari melalui Sertifikasi Pemandu Snorkeling Level III
Elnino, Padi Sawah Manggarai Barat Terancam Gagal Panen, Apen: Mata Air Kering
Berita ini 332 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 19:47 WITA

182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong

Senin, 28 September 2026 - 13:42 WITA

Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan

Senin, 28 September 2026 - 13:39 WITA

Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim 1603 Sikka Pimpin Ziarah Kenang Jasa Para Pahlawan

Sabtu, 26 September 2026 - 21:20 WITA

Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:35 WITA

Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama

Berita Terbaru

Opini

Antara Janji Energi Hijau dan Jeritan Ekologi

Senin, 28 Sep 2026 - 16:27 WITA

Opini

Ketika Solidaritas Ekonomi Berubah Menjadi Jerat Utang

Senin, 28 Sep 2026 - 11:36 WITA