Manager Puskopdit Swadaya Utama Paparkan Tantangan dan Harapan Agar Kopdit Bisa Bertahan - FloresPos Net

Manager Puskopdit Swadaya Utama Paparkan Tantangan dan Harapan Agar Kopdit Bisa Bertahan

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 19:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Swadaya Utama melaksanakan kegiatan pembukaan dan open forum Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-XXXIV tahun buku 2024.

Kegiatan yang berlangsung di hotel Silvya Maumere tersebut mengusung tema Optimalisasi Manajemen Resiko dan Kepatuhan Hukum Demi Tata Kelola Kopdit Yang Sehat dan Aman.

“Kegiatan RAT dan Open Forum hari ini dihadiri oleh pengurus, pengawas dan pengelola serta aktivis Kopdit dan mengundang nara sumber untuk memberikan pencerahan-pencerahan,” ungkap Manager Puskopdit Swadaya Utama, Fransiskus de Fransu, Jumat (13/6/2025).

Baca Juga :  Pemilik Eltras Bantah Menjerat Pekerja Lewat Hutang

Fransiskus menyebutkan, pihaknya mengundang 2 orang nara sumber yakni F.X.Juniono Raharjo yang memberikan materi terkait dengan manajemen resiko dan resiko kepatuhan hukum atas pengelolaan koperasi simpan pinjam.

Selain itu, Romo Wilfrid Valiance, Pr yang memberikan motivasi atau membangkitkan dan memberikan motivasi bagaiman menggerakkan kopdit dalam kaitan dengan membantu wirausaha dalam konteks sebagai tanggungjawab sosial koperasi.

“Kodpit Swadaya Utama wilayahnya yakni Kabupaten Sikka, Flores Timur dan Lembata dengan anggota sebanyak 34 Kopdit primer dengan total aset keseluruhan anggota sekitar Rp 4 triliun lebih dengan anggota 600 ribu lebih,” ucapnya.

Baca Juga :  Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh

Fransiskus mengatakan, tantangan ke depan terkait bagaimana puskopdit dan kopdit bisa eksis terutama dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Bagaimana pengurus, pengawas dan pengelola sepakat mempertahankan pengelolaan koperasi berdasarkan nilai-nilai dan jati diri koperasi.

Ia menyebutkan, tantangan kedua teknologi, sebab kalau tidak menerapkan teknologi yang mumpuni maka akan tergilas oleh perkembangan jaman dan persaingan yang semakin ketat.

Menurutnya, teknologi akan mempercepat pelayanan terutama di tengah kondisi saat ini dimana generasi muda lebih banyak dan melek teknologi.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan
Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores
Pasca Gempa, Ratusan Warga Manggarai Barat Terserang Diare
Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81
Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Berita ini 195 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WITA

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung

Selasa, 22 September 2026 - 19:46 WITA

Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat

Selasa, 22 September 2026 - 18:38 WITA

Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung

Selasa, 22 September 2026 - 18:26 WITA

Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan

Selasa, 22 September 2026 - 17:44 WITA

Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores

Berita Terbaru