Pastor Paroki Kombandaru Bersama Umat dan OMK Deklarasi Tolak Proyek Geothermal di Lokasi Panas Bumi - FloresPos Net

Pastor Paroki Kombandaru Bersama Umat dan OMK Deklarasi Tolak Proyek Geothermal di Lokasi Panas Bumi

- Jurnalis

Jumat, 30 Mei 2025 - 16:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Pastor Paroki Kombandaru Keuskupan Agung Ende, RD Albertus Ninung yang akrab disapa Romo Ayub bersama ratusan Orang Muda Katolik (OMK) dan umat di paroki itu telah melaksanakan deklarasi menolak rencana pembangunan panas bumi atau Geothermal di wilayah Kombandaru.

Aksi deklarasi itu dilaksanakan pada Jumat (30/5/2025) siang di titik panas bumi Kombandaru kampung Niondori, Dusun Detujita, Desa Riaraja, Kecamatan Ende.

Deklarasi penolakan juga dihadiri oleh mosalaki Kombandaru, Damianus Roru dan pemilik lahan, Blasius Minggu.

Deklarasi penolakan dikawal oleh aparat TNI, Polri dan berlangsung aman hingga akhir.

Baca Juga :  SMAS St. Gregorius Reo Gelar Tes Kompetensi Akademik: Langkah Strategis Menuju Perguruan Tinggi

Ini pernyataan sikap dari OMK dan Umat Paroki Kombandaru:

Kami masyarakat peduli lingkungan hidup paroki St. Maria Madeleine Sophie Barat Kombandaru, dengan tegas menyatakan :

1. Menolak dengan tegas penetapan wilayah kombandaru sebagai salah satu titik geothermal di kabupaten Ende -Keuskupan Agung Ende

2. Mendesak bupati Ende untuk mencabut surat persetujuan prinsip izin pembangunan dan penempatan bangunan yang dikeluarkan oleh mantan bupati Ende Djafar H. Ahmad, MM, no. BU.260/PUPR.07/256/IV/2020 tanggal 3 April 2020 kepada PT. Sokoria Geothermal Indonesia sebagai pihak yang akan melakukan eksplorasi dan eksploitasi geothermal dibeberapa titik termasuk di wilayah Kombandaru.

Baca Juga :  Masjid Nurul Iksan Maubasa Ndori Dapat Hewan Kurban Bantuan Kemasyarakatan dari Presiden

3. Mengajak pihak pemerintah, Bupati dan DPRD Kabupaten Ende untuk bersama kami warga masyarakat menyuarakan penolakan kami kepada pihak kementrian ESDM dan pihak PLN agar membatalkan penetapan Flores sebagai Pulau Geothermal dan mencabut penetapan titik-titik geothermal di seluruh wilayah Keuskupan Agung Ende

4. Kami adalah masyarakat petani dan hidup kami dari tanah dan air bukan dari geothermal karena itu kami tidak mau tanah kami dicaplok untuk kepentingan geothermal.

Demikian pernyataan kami warga masyarakat peduli lingkungan hidup paroki St Maria Madeleine Sophie Barat Kombandaru.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi
Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka
Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende
Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores
Kemensos Salurkan Santunan Bagi 47 Korban Gempa Flores di Sikka
9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat
Tiga DTW Rusak Berat, BPOLBF, Pariwisata Flores Normal
BPOLBF Dorong Pemda Flores Kembangkan Destinasi Alternatif
Berita ini 795 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:16 WITA

Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi

Kamis, 10 September 2026 - 19:22 WITA

Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka

Kamis, 10 September 2026 - 16:47 WITA

Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores

Kamis, 10 September 2026 - 15:46 WITA

9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Pius Jemadu, S.Fil.

Opini

Solidaritas yang Terluka di Tengah Bencana Gempa Flores

Kamis, 10 Sep 2026 - 19:11 WITA