DLH Ende Sebut Rumah Tangga dan Anak Sekolah Penghasil Sampah Terbesar di Kota - FloresPos Net

DLH Ende Sebut Rumah Tangga dan Anak Sekolah Penghasil Sampah Terbesar di Kota

- Jurnalis

Jumat, 16 Mei 2025 - 14:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ende sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menangani sampah menyatakan sektor penghasil atau produksi sampah terbesar di kota yaitu dari rumah tangga dan perilaku anak sekolah.

Kepala DLH Ende saat konferensi pers dengan wartawan, Kamis (15/5/2025) terkait program Gerakan Masyarakat Peduli Sampah (GERMALISA) menegaskan sejauh ini produksi sampah terbesar dari rumah tangga dan anak sekolah.

Dikatakannya terkait sampah yang dihasilkan dari rumah tangga, bukan saja hanya sampah plastik namun ada material bongkahan bangunan juga dibuang oleh warga di kontainer atau diletakkan di jalan.

“Petugas pengangkut sering dapat ini. Ada bongkahan bangunan seperti semen, seng bekas, keramik juga dibuang warga di jalan dan kontainer,” katanya.

Sumber sampah lainnya yaitu  dari anak sekolah yang membeli minuman dan makanan kemasan. Plastik atau kemasan minuman dan makanan  sering dibuang di jalan.

Baca Juga :  Catatan Kritis DPRD Manggarai Barat: Tempatkan Pertanian Sebagai Sektor Andalan Daerah

“Kalau kita lihat ada beberapa lembaga pendidikan seperti di seputaran jalan Wirajaya dan STIPAR Atma Reksa Ende itu sampahnya sudah selesai di lingkungan sekolah. Tapi di lembaga pendidikan lain sampahnya terlihat berserakan di jalan,” kata Kanis Se.

Hingga saat ini, kata Kanis Se, dua sektor ini masih menjadi penghasil sampah terbesar di Kota Ende.

Kadis DLH Ende juga mengatakan dalam pengamatan DLH wilayah kecamatan yang paling tinggi atau paling banyak sampah yaitu Kecamatan Ende Timur dan Ende Selatan.

Namun sampah yang timbul di dua wilayah kecamatan itu adalah sampah titipan dari daerah hulu yang dibawa banjir saat hujan.

“Memang kita lihat sampah yang paling banyak itu di wilayah bawah Ende Timur dan Ende Selatan. Tapi itu  sampah titipan dari hulu saat hujan”.

Baca Juga :  Delapan Sanggar di Ende Ikut Lomba Naro Memperebutkan Piala Bupati

Ia berharap dengan program Gerakan Masyarakat Peduli Sampah (GERMALISA) yang diluncurkan, Jumat (16/5/2025) dapat mengubah perilaku masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya dan bijak memilah sampah dari sumber timbulnya.

GERMALISA yang telah diluncurkan bersama adalah gerakan bersama yang melibatkan seluruh stakeholder baik lembaga pendidikan, pegiat sampah, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Demi mendukung gerakan ini pemerintah melalui DLH Ende akan menunjang dengan fasilitas seperti menempatkan kontainer di pemukiman padat penduduk dan fasilitas umum.

DLH juga akan menghadirkan bank sampah di kelurahan untuk program berkelanjutan yaitu pengolahan sampah terpadu.

Bupati Ende, Yosef Badeoda saat peluncuran program GERMALISA mengajak masyarakat agar menjadikan gerakan ini sebagai budaya baru untuk kebersihan kota.

“Mari kita jadikan gerakan ini sebagai budaya baru untuk menjaga kebersihan dan keindahan kota kita,”ajak Bupati Ende.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai
Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi
Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka
Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende
Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores
Kemensos Salurkan Santunan Bagi 47 Korban Gempa Flores di Sikka
9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat
Tiga DTW Rusak Berat, BPOLBF, Pariwisata Flores Normal
Berita ini 213 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:46 WITA

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai

Kamis, 10 September 2026 - 20:16 WITA

Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi

Kamis, 10 September 2026 - 19:22 WITA

Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores

Kamis, 10 September 2026 - 15:50 WITA

Kemensos Salurkan Santunan Bagi 47 Korban Gempa Flores di Sikka

Berita Terbaru

Nusa Bunga

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:46 WITA

Opini

Ketika Nafas Mereka Berakhir di Lembah Baliem

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:23 WITA

Pius Jemadu, S.Fil.

Opini

Solidaritas yang Terluka di Tengah Bencana Gempa Flores

Kamis, 10 Sep 2026 - 19:11 WITA