BPOLBF: Keberlanjutan Isu Strategis Pengembangan Kepariwisataan Flores - FloresPos Net

BPOLBF: Keberlanjutan Isu Strategis Pengembangan Kepariwisataan Flores

- Jurnalis

Jumat, 21 Maret 2025 - 19:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Keberlanjutan atau sustainability merupakan salah satu isu strategis kepariwisataan yang telah menjadi core value atau prinsip yang dipegang teguh organisasi, komunitas, pun individu yang terlibat dalam upaya pengembangan kepariwisataan di Labuan Bajo dan Flores, dikelola secara bertanggung jawab.

Hal itu salah satu agenda rutin Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) yang disampaikan pada acara bertajuk DISKORIA (Diskusi Kolaborasi Bersama Media) di Kantor BPOLBF di Labuan Bajo ibu Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT, Rabu (19/03/2025).

Fransiskus Xaverius Teguh, Plt. Direktur Utama BPOLBF menyampaikan, pada tanggal 25 Maret 2025 mendatang, akan diadakan Forum Komunikasi Daerah bersama seluruh Bupati di wilayah koordinatif BPOLBF.

Forum ini diharapkan dapat menjadi gerakan kolaborasi bersama untuk memajukan pariwisata berkelanjutan yang saling terintegrasi.

Nilai inti kepariwisataan kita adalah aspek keberlanjutan dalam perspektif yang sangat luas, mulai dari lingkungan, ekonomi, dan sosial budaya.

Ini harus menjadi gerakan bersama sehingga seluruh Flores, Lembata, Alor, dan destinasi-destinasi lain yang mempunyai kekuatan akan sumber daya alamnya, harus dijaga dan rawat dan dimanfaatkan secara bijak.

Baca Juga :  YBTS Dampingi Petani Milenial Desa Siru Manggarai Barat

“Hal ini menjadi pesan penting dari forum yang akan diadakan pada tanggal 25 mendatang,” kata Frans Teguh.

Chrispin Mesima, Sekertaris Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Ekonomi Kreatif Manggarai Barat pada kesempatan yang sama mengungkapkan, penguatan kemitraan dengan seluruh stakeholder terkait diperlukan untuk mendukung industri pariwisata Mabar dan sekitar.

Kata dia, kita perlu kemitraan karena ingin agar destinasi kita super premium, punya pengalaman holistik yang sama, berkualitas, berkelanjutan, regeneratif, dan berimplikasi pada blue and green circular economy.

“Jika tidak ada kemitraan maka hal-hal ini tidak akan terwujud dan sia-sia. Tiap pemangku kepentingan, penting sekali memiliki kesamaan persepsi untuk ini,” katanya.

Pada kesempatan yang sama pula, Stephan Winkler, General Manager Sudamala Resort Labuan Bajo menyampaikan bahwa pihaknya juga memiliki perhatian yang sama dengan pemerintah dalam mendorong pelestarian budaya dan nilai-nilai kearifan lokal melalui akomodir tenaga kerja lokal dan komitmen terhadap lingkungan.

Baca Juga :  Istri ASN Diingatkan Lapor Suami yang Bermain Judi Kepada Bupati Mabar

Untuk mendukung keberlanjutan kepariwisataan di Labuan Bajo Flores, saat ini Sudamala dengan bangga menerapkan sistem 80% tenaga kerja lokal.

Sudamala akan tetap berusaha menerapkan sistem ini sehingga sumber daya yang ada di Manggarai, Flores dapat terlibat aktif dan kemampuannya dapat digunakan dengan tepat sasaran.

Selain itu, untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan ecotourism, Sudamala akan menginisiasi 3.000m2 solar panel dan dimulai dari Sudamala Seraya.

“Dalam waktu dekat juga Sudamala akan membangun resort di beberapa lokasi lainnya di Flores seperti di Ruteng, Bajawa, dan Ende,” jelas Stephan.

Beberapa isu strategis yang juga dibahas dalam diskusi ini adalah rencana kolaborasi kerja dengan wilayah koordinatif BPOLBF, persiapan libur lebaran, update pasar pariwisata, penguatan kemitraan untuk mendukung industri pariwisata Manggarai Barat, tingkat okupansi hotel, strategi pasar, serta pengembangan SDM.

Kegiatan Diskoria ini akan diadakan setiap bulan bersama media-media di Manggarai Barat dengan mengangkat isu-isu kepariwisataan. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pemkab Sambut Positif Kehadiran Toko Filosi Laptop dan iFilosi di Ende
Anggota DPR RI, Julie Laiskodat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di SMK Yos Soedarso Ende
Kasus Kematian Pelajar di Rubit, Polres Sikka Tetapkan Dua Tersangka Baru Ayah dan Kakek Pelaku
Pesan Bupati Sikka Terkait RAT KSP Kopdit Pintu Air dan Menekankan Pentingnya Kemandirian Anggota
KSP Kopdit Pintu Air Rencanakan Pembentukan Koperasi Sekunder
KSP Kopdit Pintu Air Miliki Aset Rp2,6 Triliun dan Miliki 59 Kantor Cabang
Kejari Sikka Lakukan Pemusnahan Barang Bukti Perkara Tindak Pidana Umum,Dominasi Kasus Pencabulan
Uskup Maumere Harapkan RAT KSP Kopdit Pintu Air Hasilkan Keputusan yang Jujur dan Berbelas Kasih
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:53 WITA

Pemkab Sambut Positif Kehadiran Toko Filosi Laptop dan iFilosi di Ende

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:20 WITA

Anggota DPR RI, Julie Laiskodat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di SMK Yos Soedarso Ende

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:42 WITA

Kasus Kematian Pelajar di Rubit, Polres Sikka Tetapkan Dua Tersangka Baru Ayah dan Kakek Pelaku

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:38 WITA

Pesan Bupati Sikka Terkait RAT KSP Kopdit Pintu Air dan Menekankan Pentingnya Kemandirian Anggota

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:29 WITA

KSP Kopdit Pintu Air Miliki Aset Rp2,6 Triliun dan Miliki 59 Kantor Cabang

Berita Terbaru