Puasa Bukan Soal Makan dan Minum, Tetapi Hati yang Mengasihi Sesama

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025 - 12:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pater Stef Sabon Aran, SVD dan Pater Pian Lado, SVD menandai dahi Umat dengan abu, Rabu(5/3/2025).

Pater Stef Sabon Aran, SVD dan Pater Pian Lado, SVD menandai dahi Umat dengan abu, Rabu(5/3/2025).

ENDE, FLORESPOS.net-Hari ini, Rabu (05032025) Umat Katolik di seluruh Dunia mulai memasuki masa prapaskah dan berpuasa. Puasa dan pantang umat katolik di seluruh dunia ini ditandai dengan penerimaan Abu di semua  gereja Katolik. Dalam masa ret-ret agung pra paskah umat Katolik selalu diminta untuk lebih khusuk menjalankan Doa, Puasa, dan Derma.

Peristiwa ini juga berlangsung di Paroki Onekore. Perayaan Rabu Abu di Paroki Onekore berlangsung sebanyak 4 kali Misa. Misa pertama pukul 06.00 Wita dipimpin Pater Stef Sabon Aran, SVD, Misa kedua pukul 08.00 Wita dipimpin RD. Eman Natalis.

Misa Pukul 11.00 Wita khusus untuk pelajar dan anak-anak dipimpin Pater Pian Lado, SVD, dan Misa pukul 17.00 Wita dipimpin Pater Thias Banusu, SVD.

Pada perayaan misa pertama, Rabu (5/3/2025) pukul 06.00 Wita, Pater Stef Sabon Aran, SVD mengingatkan umat untuk memaknai puasa dan pantang bagi umat Katolik secara lebih luas.

Puasa tidak hanya melulu soal makan kenyang hanya satu kali sehari atau pantang terhadap makanan atau satu hal tertentu. Lebih penting dari itu adalah soal hati dan kesadaran bathin yang lebih mendalam tentang bagaimana kita saling mengasihi.

Baca Juga :  Pantai Bita Jadi TPA Baru di Kota Ende, Kata Nelayan Sampah dari Hulu
Frater Jonathan, SVD menandai dahi umat dengan abu di Gereja Onekore, Rabu (5/3/2025).

“Puasa bagi umat Katolik adalah soal pengendalian diri. Yang mengendalikan puasa bagi umat Katolik adalah diri sendiri bukan orang lain. Gereja telah mengatur hal puasa bagi orang Katolik. Puasa wajib dilakukan pada hari Rabu Abu dan 7 hari Jumat selama masa puasa hingga Jumat Agung,” kata Pater Stef.

Demikian juga terkait dengan pantang yang dilakukan selama masa puasa. Puasa dan pantang dilakuka orang katolik yang berusaia 15-80 tahun. Namun Pater Stef megingatkan umat katolik untuk berpuasa dengan hati, bukan hanya untuk dilihat orang lain.

“Berpuasa mesti dengan hati, untuk berbagi dengan sesama. Jangan sampai kita berpuasa atau berpantang tanpa dibebani dengan rasa bersalah,” kata Pater Stef.

Pantauan Florespos.net perayaan Ekaristi Kudus Rabu Abu berlangsung begitu khusuk. Umat terus memadati gereja Santo Yosef Onekore sejak misa pertama pukul 0600 wita hingga Misa ke-3 pukul 11.00 Wita.

Pastor Paroki Onekore dalam perbincangan dengan Florespos.net sebelumnya menyatakan, telah menyiapkan berbagai hal terkait dengan perayaan Rabu Abu.

Baca Juga :  Kolaborasi Misi Global, Pemimpin Regio SSpS Asia-Pasifik Kumpul di Ruteng, Manggarai

Daun palem yang dibakar untuk Abu yang dioleskan pada dahi umat telah disiapkan sejak Senin-Selasa sebelumnya.

Umat Katolik Menerima Abu pada hari Rabu Abu di Gereja Onekore, Rabu (5/3/2025).

“Semua telah kita siapkan dengan baik.Apalagi saat ini bangku-bangku atau tempat duduk dalam gereja telah disiapkan dengan sangat baik. Semua spons tempat berlutut bagi umat telah diganti sejak awal tahun 2025. Semua  ini dibuat agar umat semakin nyaman dalam menjalankan doa-doanya di Gereja Onekore,” kata Pater Pian Lado.

Selain persiapan di dalam gereja, penataan lingkungan seputaran Gereja Onekore terus dilakukan. Pastor paroki telah mengusahaakan tempat parkir yang lebih luas bagi umat. Pelataran depan gereja di sisi kiri saat ini telah dibangun dan sedang dalam tahapan penataan lebih lanjut. Demikian pula untuk sisi barat Gereja Onekore.

“Pada semua perayaan besar halaman depan gereja tidak akan dibangun tenda lagi.Tenda akan dibangun di sisi kiri dan kanan gereja. Ditambah tenda lainnya disisi depan gereja yang baru selesai dibangun. Hal ini penting, agar seluruh proses perayaan mulai dari halaman depan gereja dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” kata Pater Pian Lado. *

Penulis : Anton Harus

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Trash Hero Larantuka Gelar Aksi Bersih Pantai ke-151: Edukasi Masyarakat dan Orang Muda Kurangi Sampah Plastik
Bupati Sikka Terima 56 Peserta Tur Wisata Literasi dari Dari Mi Al Muhajirin Perumnas Maumere
HPN 2026, PWMB Serahkan Sembako kepada Warga Menjaga
Kuasa Hukum Eltras Akan Somasi 12 Pekerja Agar Segera Lunasi Cash Bon
Manfaatkan Lahan Tidur Dua Hektar, Etwar Atuna Tanam Semangka dan Sayuran Gunakan Irigasi Tetes
Kuasa Hukum Eltras Persoalkan Penyidik Polres Sikka Keluarkan Tersangka TPPO dan Mengawal Saat Berhubungan Badan di Hotel
Romo Ephy Tegaskan Dugaan Adanya Rekayasa Laporan Kasus TPPO yang Menjerat Pemilik Eltras
Jelang HPN 2026, PAWE Ziarah ke Makam Senior dan Silaturahmi dengan Keluarga
Berita ini 165 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 16:54 WITA

Trash Hero Larantuka Gelar Aksi Bersih Pantai ke-151: Edukasi Masyarakat dan Orang Muda Kurangi Sampah Plastik

Senin, 9 Februari 2026 - 12:18 WITA

Bupati Sikka Terima 56 Peserta Tur Wisata Literasi dari Dari Mi Al Muhajirin Perumnas Maumere

Senin, 9 Februari 2026 - 11:08 WITA

HPN 2026, PWMB Serahkan Sembako kepada Warga Menjaga

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:11 WITA

Manfaatkan Lahan Tidur Dua Hektar, Etwar Atuna Tanam Semangka dan Sayuran Gunakan Irigasi Tetes

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:44 WITA

Kuasa Hukum Eltras Persoalkan Penyidik Polres Sikka Keluarkan Tersangka TPPO dan Mengawal Saat Berhubungan Badan di Hotel

Berita Terbaru

Wartawan Manggarai Barat bagikan Semabko.

Nusa Bunga

HPN 2026, PWMB Serahkan Sembako kepada Warga Menjaga

Senin, 9 Feb 2026 - 11:08 WITA

Opini

Pers, Pelita Abadi dan Wahyu Keindahan

Senin, 9 Feb 2026 - 08:23 WITA