Senada disampaikan tokoh muda Aeramo Jek Mapa. Ia mengaku sangat mengecam tindakan yang dilakukan oleh sekelompok warga Mauponggo yang melakukan penganiayaan dan pengeroyokan itu.
Menurut Jek, sebagai putra asli Nataia, dia tidak pernah melakukan hal itu terhadap keluarga besar dari Mauponggo yang berdomisili di Aeramo.
“Kami di Aeramo banyak keluarga besar dari Mauponggo. Kami seperti kakak beradik. Kenapa bisa pukul adik-adik kami dari Aeramo. Ini yang saya membuat saya sangat kecewa,” katanya.
Sebagai putra Nataia, Jek meminta Polres Nagekeo untuk segera menangkap pelaku dan segera proses hukum. “Biar ada efek jerat terhadap pelaku-pelaku,” katanya. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2









