Cerita Nelayan Pesisir Solor Selatan Adaptasi Perubahan Iklim - FloresPos Net - Page 3

Cerita Nelayan Pesisir Solor Selatan Adaptasi Perubahan Iklim

- Jurnalis

Sabtu, 8 Februari 2025 - 21:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Budidaya Rumput Laut dengan Metode Anakonda oleh Nelayan 7 Desa di Kecamatan Solor Selatan Pendampingan Yayasan Tanah Ile Boleng didukung oleh Samdhana Institut. (FOTO: DOK.YTIB)

Budidaya Rumput Laut dengan Metode Anakonda oleh Nelayan 7 Desa di Kecamatan Solor Selatan Pendampingan Yayasan Tanah Ile Boleng didukung oleh Samdhana Institut. (FOTO: DOK.YTIB)

Dampaknya, “sebagian lain masyarakat mulai berpikir mencari alternatif pendapatan. Mereka memilih merantau dalam negeri dan luar negeri. Menjadi buruh toko dan ART di seputaran Kota Larantuka dan Pulau Adonara,” katanya.

Sementara, kata Vero Lamahoda, sebagian lagi memilih tetap di kampung halaman dan bekerja serabutan. Menjadi tukang ojek, tukang batu, tukang kayu, dagang barang-barang kelontongan, serta menenun dan menganyam.

Baca Juga :  POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

“Sebagai masyarakat yang bermukim di pesisir pantai Solor Selatan mempunyai keterampilan sebagai petani sekaligus nelayan tradisional. Lebih dikenal dengan nelayan sambilan,” katanya.

Aktivitas sebagai nelayan sambilan pun hanya didukung fasilitas kelautan yang sederhana sesuai kemampuan. Seperti perahu motor ketinting.

Itu pun hanya empat kapal motor ukuran 1-2 GT untuk memancing dan pukat. Selebihnya mereka mengandalkan kekuatan fisik menyelam secara tradisional untuk memanah ikan.

Baca Juga :  SMAK Frateran Podor Larantuka Sabet Penghargaan Sekolah Favorit Terbaik Tingkat Nasional

“Maka, digagas budidaya rumput laut sebagai salah satu cara beradaptasi dengan iklim dan menjaga kelangsungan kehidupan ekonomi. YTIB yang didukung oleh Samdhana Institut berupaya mendampingi para tani nelayan di Solor Selatan ini,” kata Vero Lamahoda. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal
PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 65 Persen
182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan
Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim 1603 Sikka Pimpin Ziarah Kenang Jasa Para Pahlawan
Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar
Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama
Berita ini 743 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:52 WITA

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal

Selasa, 29 September 2026 - 14:25 WITA

PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa

Selasa, 29 September 2026 - 12:57 WITA

Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 65 Persen

Senin, 28 September 2026 - 19:47 WITA

182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong

Senin, 28 September 2026 - 13:39 WITA

Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim 1603 Sikka Pimpin Ziarah Kenang Jasa Para Pahlawan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:52 WITA

Nusa Bunga

Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 65 Persen

Selasa, 29 Sep 2026 - 12:57 WITA

Opini

Antara Janji Energi Hijau dan Jeritan Ekologi

Senin, 28 Sep 2026 - 16:27 WITA