PPMAN Audience dengan Wamen HAM RI Bahas Konflik Agraria Nangahale - FloresPos Net

PPMAN Audience dengan Wamen HAM RI Bahas Konflik Agraria Nangahale

- Jurnalis

Jumat, 7 Februari 2025 - 19:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PPMAN Audience dengan Wamen HAM RI Bahas Konflik Agraria Nangahale

PPMAN Audience dengan Wamen HAM RI Bahas Konflik Agraria Nangahale

KUPANG, FLORESPOS.net-Bertempat di Kantor Kementerian HAM Jakarta, Kamis, 6 Februari 2025, Perhimpunan Masyarakat Adat Nusantara (PPMAN) beraudience dengan Wakil Menteri HAM RI, Mugiyanto Sipin membahas konflik agraria antara PT Kristus Raja Maumere (Krisrama) dan masyarakat adat di Nangahale, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Hal ini disampaikan Ketua Pelaksana Harian Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Nusa Bunga, Maximilianus Herson Loi melaui pesan singkat yang diterima media ini, Kamis (6/2/2025) malam.

Herson mengatakan, dalam pertemuan tersebut PPMAN menyampaikan posisi kasus dan situasi HAM pada konflik agraria antara masyarakat adat Suku Soge Natarmage, Suku Goban Runut dengan PT Krisrama.

Baca Juga :  Warga Nita Gembira, Bansos Langsung Dicairkan BRI Maumere

Pasca peristiwa penggusuran yang dilakukan PT Krisrama pada 22 Januari 2025, sebanyak 120 rumah dan tanaman masyarakat adat dihancurkan. Kini mereka tinggal dan bertahan hidup di atas puing-puing bangunan yang dihancurkan.

Lebih lanjut ia menyampaikan, kondisi ini diperparah sehari setelahnya, dimana Penjabat Bupati Sikka menerbitkan surat dengan Nomor Permukim. 590/10/I/ 2025 perihal pendataan subjek dan objek tanah eks HGU Nangahale kepada camat Waigete, Talibura dan Waiblama untuk redistribusi tanah.

“Hal ini menunjukkan fakta keterlibatan pemerintah daerah dalam konflik dan abai terhadap tanggung jawab memenuhi standar minimum HAM pasca peristiwa 22 Januari 2025,” kata Herson.

Baca Juga :  Sebelum Pembersihkan Lahan HGU Nangahale di Sikka, PT. Krisrama Lakukan Pendekatan Persuasif

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto Sipin berjanji akan segera melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mencegah terjadinya keberulangan potensi terjadinya pelanggaran HAM terhadap masyarakat adat.

Mugiyanto juga akan menegaskan kepada pihak kepolisian dan pemerintah daerah yang terkait dengan kasus ini agar mengedepankan dialog dan mencegah terjadinya tindakan-tindakan yang berpotensi melanggar hak-hak dasar masyarakat adat Suku Soge Natarmage dan Goban Runut.

Selain itu ia juga mengingatkan pentingnya perusahaan dan pihak- pihak lainnya menjalankan prinsip free, prior informed consent (FPIC) dalam melaksanakan bisnisnya. *

Penulis : Leo Ritan

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita
20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni
Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP
Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan
Mosalaki dan Orangtua Tolak Penggunaan Lahan Sekolah SDN Wolomoni untuk KDMP
Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif
Bupati Sikka Ajak PSMTI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Ketua DPD PAN Flores Timur: Muscab Pondasi Penting Melangkah Lebih Maju
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:20 WITA

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:35 WITA

20 Sekolah di Ende Ramaikan Liga Pelajar U-17 Piala Bupati Ende, Kick off 9 Juni

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:54 WITA

Guru dan Siswa SDN Wolomoni Kaget Alat Berat Serobot Gusur Lahan Sekolah untuk KDMP

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:38 WITA

Camat di Manggarai Barat Diminta Tingkatkan Produksi Tanaman Pangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:27 WITA

Bupati Sikka Minta PMKRI dan Kelompok Cipayung Terus Berikan Kritik Tajam dan Gagasan Konstruktif

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Sekcam Talibura Edukasi Pentingnya PAUD di SD Inpres Narita

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:20 WITA

Opini

Krisis sebagai Penggerak Transformasi

Sabtu, 6 Jun 2026 - 17:05 WITA