Yusuf Gobang Sesalkan Melencengnya Perjuangan Tanah HGU Nangahale di Sikka - FloresPos Net - Page 2

Yusuf Gobang Sesalkan Melencengnya Perjuangan Tanah HGU Nangahale di Sikka

- Jurnalis

Senin, 27 Januari 2025 - 19:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yusuf Lewor Gobang

Yusuf Lewor Gobang

Tahun 1998, dirinya bertemu aktivis LSM dari PBH Nusra dan YPPS di Koliheret di tengah hutan jati dan ditanyai terkait perjuangan mereka.

Aktivis LSM dari PBH Nusra, John Bala menyarankan agar lebih bagus bergabung dengan LSM supaya cepat selesai dan pembelanya dari LBH Nusra.

“Saya katakan kami tidak punya uang tetapi gerakan kami untuk meminta perhatian pemerintah kepada kami. Namun dikatakan soal uang gampang, masalah cepat selesai,” ucapnya.

Yusuf katakan, aktivis LSM dari PBH Nusra John Bala katakan bahwa gerakan harus ke tanah HGU Nangahale karena itu tanah nenek moyang kalian dan diberikan tanpa ada musyawarah terlebih dahulu.

Baca Juga :  Rokok Ilegal Masih Marak Beredar, Satpol PP Ende Amankan Ratusan Bal

Setelah itu dirinya diundang ke pertemuan di Riangkemie, Desa Riangkemie, Kabupaten Flores Timur, NTT, namun sampai musyawarah di Jakarta, perjuangan mereka soal tanah di lahan HGU Nangahale tidak kunjung selesai.

“Saya mulai analisa, apa maksudnya ini. Mereka mungkin membohongi kami sebab sampai saat ini pun tidak selesai juga. Hanya banyak janji,” ungkapnya.

Lanjut Yusuf, pihaknya disuruh menduduki tanah di HGU Nangahale dan membangun pondok di atas lahan tersebut.

Baca Juga :  Kadin Sikka Minta Pemda Buka Rute Penerbangan dan Tertibkan Pungli di Lokasi Wisata

Dirinya mulai menyadari, ini ada kesalahan sehingga ia meminta warga supaya membangun pondok sederhana saja, jangan membangun rumah permanen.

Alasannya, kalau buat rumah permanen dan saat pemerintah sepakat dan memberikan tanah hak mereka maka mereka harus membongkar rumah dan membangun di lahan yang diberikan pemerintah.

“Masyarakat kecil tidak tahu berbuat apa-apa namun karena mendengar dari orang yang menyuruh mereka melakukan perlawanan,” tutur lelaki kelahiran Desa Runut ini.

Penulis : Ebed de Rosary (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo
Partai Golkar Gandeng Bank NTT Sosialisasi Penyaluran KUR Bagi Pelaku UMKM
Kedubes Inggris Kunjungi Pos SAR Manggarai Barat
SD Inpres Gere Menjuarai Lomba Bertutur Tingkat SD di Kabupaten Sikka
Petugas Parkir dan Supir Berikan Penjelasan Terkait Peristiwa di Bandara Ende
Febrianus Laporkan Para Pelaku ke Polisi Usai Dikeroyok di Ruang KP3 Bandara Ende, Ini Kronologisnya
Upacara HUT Kemerdekaan RI ke -81 di Ende Dipusatkan di Stadion Marilonga
Bupati Sikka Buka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI, Dorong Penguatan Literasi dan Sains Sejak Usia Sekolah
Berita ini 9,360 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:03 WITA

Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Partai Golkar Gandeng Bank NTT Sosialisasi Penyaluran KUR Bagi Pelaku UMKM

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:50 WITA

Kedubes Inggris Kunjungi Pos SAR Manggarai Barat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:46 WITA

SD Inpres Gere Menjuarai Lomba Bertutur Tingkat SD di Kabupaten Sikka

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:26 WITA

Petugas Parkir dan Supir Berikan Penjelasan Terkait Peristiwa di Bandara Ende

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Kedubes Inggris Kunjungi Pos SAR Manggarai Barat

Kamis, 13 Agu 2026 - 14:50 WITA