Pilkada Flores Timur di Dua Kecamatan Terdampak Letusan Gunung Lewotobi Terancam Ditunda, Begini Kata Komisioner Yopi Latol - FloresPos Net

Pilkada Flores Timur di Dua Kecamatan Terdampak Letusan Gunung Lewotobi Terancam Ditunda, Begini Kata Komisioner Yopi Latol

- Jurnalis

Rabu, 13 November 2024 - 17:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenda Pengungsi Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Kobasoma, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timr, Rabu (13/11/2024). Foto: Wentho Eliando

Tenda Pengungsi Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Kobasoma, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timr, Rabu (13/11/2024). Foto: Wentho Eliando

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Pelaksanaan pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tanggal 27 November 2024 pada dua kecamatan terdampak letusan Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terancam ditunda.

Dua kecamatan dimaksud, yakni Wulanggitang yang secara administrasi memiliki 11 desa dan Ile Bura memiliki 7 desa. Sebagian besar desa di dua kecamatan, dimana didalamnya terdata tempat pemungutan suara berada di zona rawan. Di sisi lain, ada ribuan jiwa warga terdampak yang masuk dalam pemilih tetap (DPT) mengungsi.

Komisioner KPU Flores Timur, Herman Yopi Latol menjelaskan, Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ile Bura terdampak langsung letusan Gunung Lewotobi Laki-laki.

Kecamatan Wulanggitang memiliki 11 desa dan Kecamatan Ile Bura 7 desa. Terdampak di Kecamatan Wulanggitang terdata 10 desa dan di dalamnya, ada 22 dari 23 tempat pemungutan suara (TPS) dengan pemilih tetap berjumlah 10.918 orang. Sementara Kecamatan Ile Bura, 7 TPS terdampak dari 14 TPS dengan jumlah pemilih 2.864.

Baca Juga :  STORI Siap Deklarasi Publik dan Langsung Daftar Hari Pertama di KPU Flores Timur

“Secara keseluruhan pada dua kecamatan terdampak ini, ada 29 TPS dengan total pemilih tetap berjumlah 13.782 orang,” kata Yopi Latol di Posko Pengungsian Kobasoma, Kecamatan Titehena, Rabu (13/11/2024) siang.

Yopi Latol mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan pendataan warga terdampak yang mengungsi di semua Posko Pengungsian, baik terpusat maupun mengungsi mandiri.

Selain itu, kata Yopi Latol, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan semua stakeholder terkait dengan pendataan pemilih tetap yang mengungsi tersebut.

Kata Yopi Latol, sementara yang sudah didata dan sortir yang diterima pihaknya dari posko-posko, dari 13.782 jiwa terdampak yang mengungsi baru berjumlah 1.613 orang.

Baca Juga :  PAN Nagekeo Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang

“Masih sangat minim karena data yang masuk adalah data dengan usia 0 tahun sampai dengan usia pemilih.Jadi kami harus pilahkan satu persatu,” katanya.

Menjawab Florespost.net, terkait apakah ada kemungkinan Pilkada untuk dua kecamatan tersebut ditunda, Yopi Latol belum memastikan karena pihaknya masih sedang berkoordinasi dan bekerja melakukan pendataan.

“Kami masih koordinasi dan komunikasi dengan semua stakeholder. Kami belum memutuskan soal itu. Tentu kami punya harapan, Pilkada tetap sesuai jadwal termasuk dua kecamatan terdampak,” pungkas Yopi Latol.

Pantauan Florespos.net, Rabu (13/11/2024) siang, Komisioner KPU Flores Timur sedang turun melakukan koordinasi dan komunikasi dengan semua pihak di posko-posko terpusat agar bisa mendapatkan data yang valid dan memutuskan berbagai strategi pelaksanaan Pilkada bagi warga terdampak erupsi Lewotobi Laki-laki. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan
Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim 1603 Sikka Pimpin Ziarah Kenang Jasa Para Pahlawan
Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar
Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama
Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan
Kemenpar Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Wisata Bahari melalui Sertifikasi Pemandu Snorkeling Level III
Elnino, Padi Sawah Manggarai Barat Terancam Gagal Panen, Apen: Mata Air Kering
Pendampingan Psikososial dan Bahan Bacaan Bagi Murid SDI Butata Nagekeo, Kerja Bareng Yaspora NTT dan PKBM Bintang Floresta
Berita ini 184 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 13:42 WITA

Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan

Senin, 28 September 2026 - 13:39 WITA

Peringati HUT Ke-81 TNI, Dandim 1603 Sikka Pimpin Ziarah Kenang Jasa Para Pahlawan

Sabtu, 26 September 2026 - 18:35 WITA

Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama

Sabtu, 26 September 2026 - 18:30 WITA

Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan

Sabtu, 26 September 2026 - 18:08 WITA

Kemenpar Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Wisata Bahari melalui Sertifikasi Pemandu Snorkeling Level III

Berita Terbaru

Opini

Ketika Solidaritas Ekonomi Berubah Menjadi Jerat Utang

Senin, 28 Sep 2026 - 11:36 WITA

Opini

Doxing, Luka Psikologis, dan Krisis Empati di Ruang Digital

Minggu, 27 Sep 2026 - 12:58 WITA