Kanwil Kemenkuham NTT Kembali Sosialisasi HKI di Ende, PJ Bupati Dorong Patenkan Produk Lokal - FloresPos Net

Kanwil Kemenkuham NTT Kembali Sosialisasi HKI di Ende, PJ Bupati Dorong Patenkan Produk Lokal

- Jurnalis

Jumat, 25 Oktober 2024 - 14:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkuham) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mensosialisasikan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Kabupaten Ende.

Hak kekayaan intelektual adalah hak yang timbul dari pikiran yang kemudian bernilai ekonomi. Hak kekayaan intelektual ada yaitu kepemilikan personal dan komunal.

Sosialisasi yang diikuti oleh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para lurah, kades dan media dilaksanakan di Aula Garuda Kantor Bupati Ende, Jumat (25/10/2024) pagi.

PJ Bupati Ende, Dr. Agustinus Ngasu saat membuka kegiatan mengatakan kegiatan kerja sama pengawasan kekayaan intelektual setiap tahun dilaksanakan di Ende.

Namun, kata Dr. Gusti, hingga saat ini belum ada satu pun hasil yang dipatenkan dari sosialisasi tersebut.

Baca Juga :  Pater Thias: Minggu Palma, Awal Misteri Kisah Sengsara Yesus Kristus

“Sosialisasi itu setiap tahun tetapi kita di Ende tidur saja dan tidak ada yang ajukan produk atau karyanya untuk dipatenkan jadi Kekayaan Intelektual,”kata PJ Bupati Ende.

Dokter Gusti mengatakan bahwa baru tahun depan produk tenun ikat dari Ende yang kekayaan intelektualnya dipatenkan.

PJ Bupati Ende mendorong instansi terkait mendata dan membantu pelaku usaha untuk mengurus dan mengajukan produknya untuk dipatenkan. Jika tidak diurus maka akan dipatenkan oleh orang lain atau daerah lain.

“Kalau tidak urus nanti orang lain patenkan baru kita klaim dan rebut. Kita segera usulkan produk seperti pisang beranga, kopi Golulada agar bisa diproses seperti tenun ikat yang akan mendapatkan hak kekayaan intelektual pada tahun depan,”katanya.

Baca Juga :  Panitia dan Paguyuban Masyarakat Kolaborasi Jemput Peserta ETMC XXXIV

Merciana Dominika Jone, Kepala Kanwil Kemenkuham NTT mengatakan Ende kaya akan potensi kekayaan intelektual namun saat ini yang baru diajukan hanya kekayaan intelektual tenun ikat.

“Ende itu banyak potensi tetapi tidak diproses untuk dipatenkan,” katanya.

Merciana mengatakan pelaku usaha mesti mendorong ini karena jika tidak dipatenkan maka akan direbut oleh orang lain. Selain itu jika hak kekayaan intelektual sudah diurus maka harganya akan berbeda.

“Contoh kopi Golulada itu enak tetapi belum urus IG maka harganya juga begitu saja dan pasarannya hanya di sini saja. Siapa yang daftar Patenkan maka dia adalah pemegang hak,” katanya.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA