Festival Lamaholot 2024, Penenun Lamaholot dan Masyarakat Tanam Bakau di Pesisir Desa Watodiri - FloresPos Net

Festival Lamaholot 2024, Penenun Lamaholot dan Masyarakat Tanam Bakau di Pesisir Desa Watodiri

- Jurnalis

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 15:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEWOLEBA, FLORESPOS.net-Kelompok Penenun Lamaholot (Lembata, Flores Timur dan Alor), NTT, melakukan aksi peduli lingkungan menanam bakau (mangrove) di pesisir pantai Desa Watodiri, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Sabtu (19/10/2024).

Penanaman bakau di pesisir pantai persis di pantai kawasan Rumah Fosil Ikan Paus Desa Watodiri itu merupakan salah satu rangkaian iven Festival Lamaholot Tahun 2024, di Lewoleba, Kabupaten Lembata.

Hadir bersama menanam bakau tersebut yakni Penjabat Bupati Lembata, Paskalis Tapobali dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Lembata menggelar Festival Lamaholot Tahun 2024, selama empat hari, 16-19 Oktober 2024.

Festival Lamaholot 2024, Kelompok Penenun Lamaholot dan Masyarakat Tanam Bakau di Pesisir Desa Watodiri, Sabtu (19/10/2024). Foto: Wentho Eliando

Festival yang melibatkan tiga kabupaten dalam rumpun Lamaholot (Lembata, Flores Timur dan Alor) dengan tema “Puin Taan Tou Gahan Taan Ehan” itu masuk dalam Kharisma Even Nusantara (KEN) Program Kementerian Pariwisata dan Ekraf RI.

Baca Juga :  Isi Pidato Pertama Paus Leo XIV, Kenang Paus Fransiskus

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekraf Kabupaten Lembata Antonius Bugalianurat mengatakan, penanaman bakau di pesisir Pantai Desa Watodiri, Kecamatan Ile Ape merupakan salah satu kemasan iven dalam Festival Lamaholot.

“Selain penanaman bakau juga penanaman terumbu karang. Penanaman bakau ini melibatkan kelompok penenun Lamaholot dari Lembata, Flores Timur dan Alor. Masyarakat lokal, komunitas pecinta lingkungan Bharakat, Plan Internasional Program Lembata, dan MBKP (Muda Berdaya untuk Kedaulatan Pangan),” katanya.

Baca Juga :  Sikka Kejadian Luar Biasa Rabies, Warga Diminta Lakukan 5 Hal Ini
Festival Lamaholot 2024, Kelompok Penenun Lamaholot dan Masyarakat Tanam Bakau di Pesisir Desa Watodiri, Sabtu (19/10/2024). Foto: Wentho Eliando

Penjabat Bupati Lembata, Paskalis Tapobali pada kesempatan itu menyampaikan apreasiasi kepada Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan dan masyarakat Desa Watodiri yang sangat menjaga alam dan lingkungan terutama laut.

Paskalis Tapobali berharap agar tradisi Muro Badu di Desa Watodiri yang sudah berusia 39 tahun tersebut dan menanam bakau serta terumbu karang di perairan laut tersebut tetap terus dan dipertahankan sehingga hasilnya berkelanjutan.

Sementara Kepala Desa Watodiri, Robertus Sayang Ama pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Penjabat Bupati, Dinas Pariwisata dan Ekraf Lembata, para penenun Lamaholot, dan semua pihak yang telah datang berkunjung di Desa Watodiri dalam kemasan Festival Lamalohot Tahun 2024.

Setelah penanaman bakau, kegiatan dilanjutkan dengan launching Pasar Wule Badu oleh Penjabat Bupati Paskalis Tapobali. Pasar Wule Badu berlokasi persis di areal Kantor Desa Watodiri, Kecamatan Ile Ape. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

‘Hidup Tak Ada Ujung’, Alumni SPP dan SPMA St Isidorus Boawae Temu Kangen di Ende
Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik
Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi
DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga
Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Berita ini 216 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:27 WITA

‘Hidup Tak Ada Ujung’, Alumni SPP dan SPMA St Isidorus Boawae Temu Kangen di Ende

Jumat, 6 November 2026 - 18:46 WITA

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik

Jumat, 6 November 2026 - 17:35 WITA

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WITA

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Keadilan Kesehatan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:26 WITA