LARANTUKA, FLORESPOS.net-Pengunjung dan masyarakat yang mengikuti dan menyaksikan Festival Mini Meko di Dusun Meko, Desa Pledo, Kecamatan Witihama, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Provinsi NTT, mengeluh.
Mereka mengeluh karena kesulitan mendapatkan akses jaringan telepon dan internet.
“Susah sekali dapat jaringan telepon dan internet di lokasi Festival Mini Meko. Kalau mau dapat jaringan kita harus angkat handphone tinggi-tinggi atau keluar jauh dari Dusun Meko,” ungkap sejumlah pengunjung kepada Florespos.net, di lokasi festival, Sabtu (3/8/2024).
Mereka juga mengungkapkan, gambar foto dan video tentang keindahan, keunikan dan semua hal berkaitan kegiatan Festival Mini Meko yang telah diabadikan sulit di upload ke media sosial (medsos), baik Facebook, Instragram, Twitter, WhatsApp dan medsos lainnya.
Kesulitan mendapatkan jaringan telepon dan internet itu ternyata tidak saja dialami pengunjung, tetapi juga oleh warga Dusun Meko, Desa Pledo.
Bahkan warga setempat mengaku, sudah lama mengalami kesulitan akses jaringan telepon, apalagi internet.
“Di sini (Dusun Meko, Red) tidak ada jaringan telepon apalagi internet. Kami biasa jalan keluar dari kampung ini untuk cari jaringan telepon,” kata Sarawie Ose (50), warga Dusun Meko kepada Florespos.net, Sabtu (3/8/2024)
Senada H. Umrah Tasman, warga Dusun Meko, Desa Pledo. Dia mengaku, sudah lama warga setempat mengalami kesulitan jaringan telepon dan internet.
Lebih lanjut Imam Masjid Meko ini mengatakan, selain soal jaringan telepon, Dusun Meko juga mengalami kesulitan air bersih dan akses jalan.
“Kami di sini sulit air dan jalan masuk dusun yang masih dalam kondisi rusak. Berharap ada perhatian setelah kegiatan festival ini,” kata H. Umrah.
Saat ini tengah berlangsung Festival Mini Meko yang digelar Pemda Flores Timur. Festival berlangsung dua hari, Sabtu dan Minggu (3-4/8/2024) dipusatkan di Dusun Meko, Desa Pledo.
Untuk diketahui, pesona gugusan Pulau Pasir Putih Meko sendiri pada tahun 2020 lalu meraih peringkat 2 pada ajang nasional Anugerah Pesona Indonesia (API) kategori Wisata Air Terpopuler. *
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Anton Harus










