Tenaga Kesehatan Lima Puskesmas di Sikka Ikuti Pelatihan Kesehatan Jiwa - FloresPos Net

Tenaga Kesehatan Lima Puskesmas di Sikka Ikuti Pelatihan Kesehatan Jiwa

- Jurnalis

Kamis, 25 Juli 2024 - 21:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para dokter dan utusan tenaga kesehatan dari lima puskesmas berpose bersama Kabid P2PL Margaretha Bogar (ke-3 dari kanan depan); Direktur Yayasan PAPHA  Indonesia Bernadus L. Hayon, S.Fil (ke-3 dari kiri depan) dan salah seorang narasumber dr. Agustinus S. Seda, Sp.Kj, M.M. (ke-2 dari kiri depan) usai membuka kegiatan di Aula Kamilian Maumere, Kamis (25/7/2024). Foto Wall Abulat

Para dokter dan utusan tenaga kesehatan dari lima puskesmas berpose bersama Kabid P2PL Margaretha Bogar (ke-3 dari kanan depan); Direktur Yayasan PAPHA Indonesia Bernadus L. Hayon, S.Fil (ke-3 dari kiri depan) dan salah seorang narasumber dr. Agustinus S. Seda, Sp.Kj, M.M. (ke-2 dari kiri depan) usai membuka kegiatan di Aula Kamilian Maumere, Kamis (25/7/2024). Foto Wall Abulat

MAUMERE, FLORESPOS.net-Puluhan tenaga kesehatan utusan lima puskesmas di Kabupaten Sikka yakni Puskesmas Kopeta, Puskesmas Beru, Puskesmas Nelle, Puskesmas Waipare, dan Puskesmas Kewapante mengikuti Pelatihan Kesehatan Jiwa selama tiga hari yang berlangsung di Aula Kamilian Maumere, sejak Kamis (25/7/2024) hingga Sabtu (27/7/2024).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Payung Perjuangan Humanis (PAPHA)  Indonesia dibuka oleh Kabid P2PL Margaretha Bogar mewakili Kadis Kesehatan Kabupaten Sikka didampingi Direktur Yayasan Payung Perjuangan Humanis (PAPHA)  Indonesia Bernadus L. Hayon, S.Fil dan salah seorang narasumber dr. Agustinus S. Seda, Sp.Kj, M.M.

Kabid P2PL Margaretha Bogar dalam sambutannya saat membuka kegiatan antara lain meminta para peserta untuk serius mengikuti kegiatan ini demi memudahkan pelayanan terhadap warga yang mengalami ganguan kesehatan jiwa.

Kabid P2PL juga meminta para tenaga kesehatan untuk berkolabosi dengan semua elemen warga dan mendukung program PAPHA bertajuk “Bersama untuk Flores yang Sehat Jiwa” (Bersajaha).

Sementara salah seorang narasumber dr. Agustinus S. Seda, Sp.Kj, M.M dalam materinya pada hari pertama antara lain menjelaskan pengetahuan dasar tentang kesehatan jiwa di antaranya gangguan kesehatan mental dan beberapa dampak  yang mungkin timbul  akibat ganguan kesehatan mental seperti penurunan kualitas hidup,  gangguan dalam hubungan  interpersonal, penurunan produktivitas, kemungkinan terjadinya kecanduan; gangguan fisik seperti sakit kepala, sakit perut, dan masalah tidur.

Dokter Agus pada kesempatan ini menjelaskan secara detail tentang syndrome psikotik, dan gangguan mental organik yang meliputi demensia, sindrom amnestik,delirium, ganguan mental lainnya akibat  kerusakan dan disfungsi  otak dan penyakit fisik;  gangguan kepribadian dan perilaku akibat penyakit fisik, kerusakan dan disfungsi otak; dan gangguan mental organik atau simtomatik.

Selain itu, Dokter Agus juga menguraikan secara sekilas tentang gangguan mental & Perilaku (GMP)/napza yang diakibatkan penggunaan alkohol, opioida, sedative atau hippnotika, penggunaan kokain, akibat penggunaan stimulansia lain termasuk kafein, GMP akibat penggunaan halusinogenika; tembakau, pelarut yang mudah menguap, dan akibat penggunaan zat multiple dan zat psikoaktif lainnya, serta psikotik akut lainnya.

Baca Juga :  Keadilan untuk Noni, Keluarga Korban Ungkap Empat Barang Bukti Belum Ditemukan Polres Sikka

Selain materi dasar-dasar kesehatan jiwa di atas, dua narasumber yang dipercaya membawakan materi selama tiga hari kegiatan ini yakni Kabid Pemberantasan Penyakit & Penyehatan Lingkungan (P2PL) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Margaretha Bogar; dan dr. Agustinus S. Seda, Sp.Kj, M.M. juga diagendakan membawakan beberapa materi lainnya di antaranya Dasar-Dasar Kesehatan Jiwa Diagnosis & Terapi; Wawancara Psikiatri  dan Status Psikiatri; dan  Kegawatdaruratan Psikiatri dan Kebutuhan Pelayanan keseharian Orang Dengan Disalitas Psikososial (ODDP).

Perkuat Kapasitas Nakes

Direktur Yayasan Payung Perjuangan Humanis (PAPHA) Indonesia Bernadus L. Hayon, S.Fil atau yang akrab disapa Narto dalam sambutannya antara lain menggambarkan kompleksitas masalah kesehatan jiwa dan ia meminta semua elemen warga, terutama tenaga kesehatan untuk menangani masalah ini secara komprehensif, holistik, dan sustainable.

Narto menyebut salah satu upaya relevan yang dilakukan PAPHA bersama Pemerintah dan elemen warga lainnya dengan mengupayakan sistem penanganan kesehatan jiwa yang aktif dan efektif yang melibatkan semua elemen warga, keluarga ODDP, tetangga, dan lingkungan sekitar: plus berbagai jenjang pusat-pusat rehabilitasi/panti, pusat-pusat layanan kesehatan atau fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan baik itu dokter, PJ Kesehatan Jiwa (Keswa) dan petugas kesehatan lainnya di Puskesmas, dan tenaga kesehatan desa.

“Pelatihan ini adalah salah satu upaya memperkuat kapasitas tenaga-tenaga kesehatan di pusat-pusat layanan kesehatan agar mereka semakin mampu  melakukan berbagai upaya kesehatan jiwa, baik itu preventif,promoif, kuratif, maupun rehabilitatatif,” kata Narto.

Baca Juga :  Kandas Verifikasi Calon Independen, LaZkar Ribu Ratu Optimis Tembus Pilkada Flores Timur Melalui Partai Politik

Narto menggarisbawahi, tenaga kesehatan yang terkapasitas dengan baik akan sangat membantu keaktivan dan efektivitas  sistem layanan  kesehatan jiwa yang sedang kita bangun.

“Semoga para dokter dan semua petugas kesehatan dari 5 puskesmas sasaran  bisa memaksimalkan kesempatan pelatihan ini agar semakin mampu, mahir dan terampil memberikan berbagai layanan dan intervensi kesehatan jiwa di wilayah masing-masing,” pinta Narto.

Latar belakang dan Tujuan

Sementara panitia kegiatan dalam rilis yang diterima media ini menyebut empat latar belakang mengapa kegiatan itu digelar di antaranya;

Pertama,, terdapat 10 desa/kelurahan pada 5 kecamatan yang masuk dalam pendampingan proyek bertajuk Bersama untuk Flores yang Sehat Jiwa (Bersajaha) di Kabupaten Sikka dari lima  kecamatan tersebut mencakup lima puskesas yakni Kopeta, Beru, Nella, Waipare dan Kewapante.

Kedua, isu kesehatan jiwa belum menjadi isu yang penting seperti sakit penyakit lainnya.

Ketiga.masih kurang pelatihan tentang isu kesehatan jiwa kepada tenaga kesehatan, khususya dokter umum dan perawat.

Keempat, puskesmas merupakan fasilitas pelayahan terdekat dengan masyarakat sehingga dharapkan dapat maksimal dalam melakukan pelayanan kepada Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP).

Sementara tujuan kegiatan di antaranya untuk memberikan pemahaman terhadap tugas pokok, peran dan fungsi perawat da dokter umum di puskesmas dalam program  kesehatan jiwa; dan untuk memberikan ketempilan kepada perawat dan dokter umum  untuk menangani ODDP secara medis.

“Sementara hasil yang diharapkan agar 30 orang perawat dan dokter umum memiliki pemahaman tentang tugas pokok, peran, dan fungsi dalam program  kesehatan jiwa, dan agar 30 orang perawat dan dokter umum memilki kemampuan  menangani dan  merawat ODDP,” kata Narto. *

Penulis: Wall Abulat I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

KSP Kopdit Pintu Air Miliki 60 Kantor Cabang di Seluruh Indonesia
Sejumlah Pelaku Usaha Sudah Berinvestasi di Ngada
UKI Jakarta Dukung Pemda Ngada Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia
Tahun 2025, Bulog Ende Serap 61 Ton Beras dari Petani Lokal
Progam Murni Kasih, Nelayan di Ngada Terima Bantuan 36 Unit Mesin Ketinting
Budaya Pesta Pora di Masyarakat Jadi Sorotan Saat Peresmian Kantor Cabang KSP Kopdit Pintu Air Nangablo
Curahan Hati Murdiana Pasca Lapak Digusur–‘Mau Menangis Tapi Tak Ada yang Pukul’
Resmikan Kantor Cabang KSP Kopdit Pintu Air Nangablo, Wabup Sikka Pesan Jadikan Kantor Koperasi Sebagai Pusat Edukasi Keuangan
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:16 WITA

KSP Kopdit Pintu Air Miliki 60 Kantor Cabang di Seluruh Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 15:16 WITA

Sejumlah Pelaku Usaha Sudah Berinvestasi di Ngada

Kamis, 16 April 2026 - 15:12 WITA

UKI Jakarta Dukung Pemda Ngada Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia

Kamis, 16 April 2026 - 12:01 WITA

Tahun 2025, Bulog Ende Serap 61 Ton Beras dari Petani Lokal

Kamis, 16 April 2026 - 11:44 WITA

Progam Murni Kasih, Nelayan di Ngada Terima Bantuan 36 Unit Mesin Ketinting

Berita Terbaru

Nusa Bunga

KSP Kopdit Pintu Air Miliki 60 Kantor Cabang di Seluruh Indonesia

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:16 WITA

Nusa Bunga

Sejumlah Pelaku Usaha Sudah Berinvestasi di Ngada

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:16 WITA

Nusa Bunga

Tahun 2025, Bulog Ende Serap 61 Ton Beras dari Petani Lokal

Kamis, 16 Apr 2026 - 12:01 WITA