Harga Kemiri di Manggarai Barat Meningkat, Cengkih Melorot - FloresPos Net

Harga Kemiri di Manggarai Barat Meningkat, Cengkih Melorot

- Jurnalis

Jumat, 5 Juli 2024 - 19:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Harga Kemiri isi dan porang di Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur  (NTT) terus meningkat. Sebaliknya pasaran cengkih terus melorot.

Theo Subhana, warga kampung Mejer, Desa Golo Damu, Kecamatan Mbeliling mengatakan, terkini harga kemiri isi Rp.32.000 per kilogram (kg), sebelumnya Rp. 28.000/kg.

Sementara, harga terbaru porang per kilogram berkisar Rp. 6.500 hingga Rp. 7000 dari sebelumnya Rp.3.000/kg, bahkan sebelum ke Rp. 3.000/kg sempat Rp. 1.500/kg.

Baca Juga :  Grab Salurkan Bantuan Paket Sembako Bagi Pengemudi Ojek Online yang Terdampak Gempa Flores

“Porang yang sekarang yang enam ribu lima ratus itu jual beli di kampung, tapi kalau di pasar Rp.7.000 per kilogram),” ujar Theo kepada Florespos.net, Kamis (4/7/2024),

Sedangkan pasaran cengkih di wilayah itu, masih dia, mengalami penurunan. Sebelumnya sempat Rp.120.000/kg lalu turun ke Rp.100.000/kg dan terbaru jatuh lagi ke angka Rp.80.000/kg.

Menurut dia, turun naiknya harga berbagai komoditi pertanian selama ini tergantung pasar, semua rahasia pasar, termasuk pasaran Kemiri, cengkeh, porang, kopi dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Demonstrasi Damai FMPD Berakhir dengan Nyanyi Bareng Aparat dan DPRD Manggarai Barat

“Pengalaman kami petani selama ini begitu,” ujar Theo, kakek 15 cucu tersebut.

Warga Mejer yang lain, Martina Iba, juga senada. Pendamping hidup dari Theo Subhana tersebut menambahkan, belakangan dia kecewa karena porang miliknya banyak yang hilang di pohon, ujarnya.

Masih Martina, panen porang, kemiri, cengkeh kali ini mereka dibantu anak-anak dan cucu-cucu karena bertepatan dengan liburan panjang sekolah. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan
Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores
Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo
Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal
PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 65 Persen
182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan
Berita ini 647 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WITA

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan

Selasa, 29 September 2026 - 19:50 WITA

Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores

Selasa, 29 September 2026 - 19:46 WITA

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 September 2026 - 17:52 WITA

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal

Selasa, 29 September 2026 - 14:25 WITA

PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:46 WITA

Nusa Bunga

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:52 WITA