Balita 1,5 Tahun Korban Bencana Longsor di Ende, Saat Dievakuasi Ditemukan di Perut Mamanya - FloresPos Net

Balita 1,5 Tahun Korban Bencana Longsor di Ende, Saat Dievakuasi Ditemukan di Perut Mamanya

- Jurnalis

Jumat, 7 Juni 2024 - 11:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Anak satu tahun lima bulan yang diketahui bernama Ecan tertimbun longsor bersama dengan kedua orang tua dan kakak kandungnya.

Satu Keluarga ini tertimbun longsor di kompleks Tiwuberu B, Kelurahan Rewarangga Selatan, Ende Timur, Kabupaten Ende, NTT, Jumat (7/6/2024) pagi sekitar pukul 05.30 wita.

Menurut informasi dari warga yang melakukan evakuasi korban, Ecan ditemukan di atas perut mamanya yang bernama Hendrika Oka.

Keempat korban itu adalah satu keluarga yaitu bapak, mama dan kedua anaknya yang tertimbun longsor dalam satu kamar.

Identitas korban antara lain Bernadus Bata, laki-laki (55) keseharian bekerja sebagai tukang bangunan.

Hendrika Oka, perempuan, umur 40 tahun, keseharian bekerja penjual sayur keliling.

Maria Avika Wonga, perempuan, umur 7 tahun putri pertamanya dan Ecan adalah putri bungsu yang baru berusia 1 tahun lima bulan.

Baca Juga :  KPU Ende Keluarkan SK Perubahan Lokasi Pemasangan APK, Kecamatan Ndona 14 Titik

Fakta dan kronologis kejadian yang dihimpun dari lapangan pada pukul 05.30 Wita, warga sekitar Lingkungan Tiwuberu B, mendengar adanya gemuruh tanah yang jatuh (tanah longsor).

Setelah warga Lingkungan Tiwuberu B keluar rumah dan melihat ternyata bunyi gemuruh tanah tersebut menimpa rumah milik Bernadus Bata yang berukuran 3 x 4 m2 dengan bangunan rumah yang terbuat dari gedek (belahan bambu) dan berdinding seng.

Melihat peristiwa tersebut warga sekitar langsung mendatangi lokasi rumah tersebut untuk melakukan bantuan pertolongan (evakuasi) dan 1 orang masyarakat atas nama Bapak Geradus Gedo Gajah mendatangi Mapolsek Ende untuk melapor kejadian tersebut.

Setelah dilakukan evakuasi didapati empat (4) orang dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi telentang ke atas diatas tempat tidur.

Baca Juga :  Polres Nagekeo Lakukan Pengamanan Pleno Rekapitulasi Tingkat Kabupaten

Selesai dilakukan evakuasi pihak Polsek Ende membawa keempat jenazah tersebut ke RSUD Ende, untuk mendapatkan perawatan / pembersihan jenazah.

Setibanya di RSUD Ende empat (4) jenazah tersebut langsung dibawa ke kamar jenazah untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis.

Tanah yang ditempati oleh kempat (4) korban adalah tanah dengan tinggi tebingnya kurang lebih 10 meter.

Jarak bangunan rumah korban dengan tebing longsoran kurang lebih 50 cm dan tidak adanya tembok penyokong.

Bahwa korban atas nama Bernadus Bata berasal dari Dusun Mondo, Desa Ngaluroga, Kecamatan Ndona dan korban atas nama Hendrika Oka berasal dari Desa Wololele, Kecamatan Wolowaru, berdomisili di Lingkungan Tiwuberu B, Rewarangga Selatan, Ende Timur. Sudah lima tahun korban tinggal di kompleks tersebut. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga
DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah
Forum Pembauran Kebangsaan Ngada Kutuk Keras Penghinaan Terhadap Masyarakat Nagekeo
Prokopim Ende Tidak Miliki Mobil Operasional, Ansel Kaise Sebut Itu Memalukan
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Berita ini 128 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:08 WITA

Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02 WITA

DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Forum Pembauran Kebangsaan Ngada Kutuk Keras Penghinaan Terhadap Masyarakat Nagekeo

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Berita Terbaru

Opini

Sumpah yang Dimudahkan

Kamis, 29 Okt 2026 - 16:06 WITA