ENDE, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Ende mendukung kiprah Kopdit Obor Mas di daerah ini untuk meningkatkan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kehadiran Kopdit Obor Mas telah memberikan andil signifikan pemberdayaan ekonomi masyarakat di daerah ini.
Hal tersebut dikatakan oleh Penjabat Bupati Ende, Dr Agustinus Ngasu yang diwakili Plh. Sekda Ende, Efraim Diakon saat membuka kegiatan RAT Midi ke XL tahun buku 2023 di aula rumah Bina Kerahiman Ende, Sabtu (25/5/2024) siang.
Pada momen itu penjabat bupati Ende yang diwakili oleh Plh Sekda juga memberikan penekanan kepada anggota Kopdit Obor Mas.
Penekanan yang disampaikan yaitu agar anggota Kopdit Obor Mas Ende rajin mengangsur atau mencicil pinjaman untuk mendukung kiprah koperasi ini dan mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah ini.
“Ini pesan dari bapak Penjabat Bupati untuk dukung perkembangan koperasi ini. Anggota diharapkan rajin dan aktif angsur atau cicil setelah pinjam untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah ini,” kata Efraim Diakon Aina saat membuka RAT.
Pengurus Kopdit Obor Mas, Andreas Mbete menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Pemkab Ende. Pengurus juga mengharapakan agar anggota aktif mengangsur pinjaman untuk mendukung perkembangan Obor Mas di Ende dan demi kesejahteraan bersama.
Dikatakannya saat ini sebanyak dua puluh ribu lebih warga Ende yang sudah menjadi anggota Kopdit Obor Mas. Anggota tersebut tersebar di KCU Ende, KCP Wolowaru, KCP Detusoko dan KCP Nangapanda serta Kota Baru.
Andreas juga menyampaikan sejak tahun 2017 lalu KSP Kopdit Obor Mas dipercayakan menyalurkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari pemerintah.
“Obor Mas adalah satu – satunya koperasi di NTT yang dipercayakan oleh pemerintah menyalurkan KUR,” katanya.
Hingga saat ini Kopdit Obor Mas sudah memiliki aset sebesar Rp 1 triliun lebih dan 32 kantor cabang yang tersebar di beberapa kabupaten di NTT.
RAT Midi KCU Ende dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Ende, Nur Hidayat, pengurus, perwakilan anggota dan manajemen Kopdit Obor dari KCU Ende, KCP Wolowaru, KCP Detusoko dan KCP Nangapanda. *
Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando










